Buktinya, dalam gelaran Indonesia International Motor Show (IIMS) 2009 ini, Arina ikut mejeng.
Sayangnya, Ambulan yang dikembangkan dari UPV Arina yang diciptakan Universitas Negeri Semarang, melalui ahlinya Widya Aryadi tersebut hanya dipajang, bukan dijadikan kendaraan operasional gawat darurat gelaran IIMS.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ambulans Arina tetap dilabur cat berwarna putih. Kali ini hanya terdiri dari satu kursi pengemudi saja. Di sebelahnya, tandu berbahan matras menghampar dari bagian depan sampai buritan Arina.
Kedua pintu juga sudah dihilangkan, begitupun bagian atapnya turut digusur. Gantinya sebuah roll bar, yang pada sisi kirinya dipasangi sirine selayaknya sebuah ambulan.
Bagian dashboard dan panel-panel indikator masih tetap dipertahankan. Begitupun desain-desain khas Arina lainnya, seperti grill, headlamp, foglamp, maupun bagian buritannya.
Sesuai dengan fungsinya, tipenya pun turut berubah nama. Bila sebelumnya adalah Utility Personal Vehicle (UPV), sekarang dirubah menjadi Light Utility Vehicle (LUV).
Bila UPV diperuntukan untuk digunakan di jalan raya atau (onroad), nah, LUV tidak diperuntukan di jalan raya, sehingga tidak memerlukan Surat Tanda Kendaraan Bermotor (STNK)
Varian lain dari tipe LUV yang rencananya akan dikembangkan Arina adalah antara lain Inspection Car, Golf Car, Tourist Site, Shuttle, Workhouse, dan desain khusus yang bisa dipesan.
Ayo, semangat terus produk nasional!
(bgj/ddn)












































Komentar Terbanyak
Awas Kaget! Segini Pajak BYD Atto 1 Bila Tak Lagi Dapat Insentif
Naik Gila-gilaan! Intip Perbandingan Harga BBM RON 98 di RI Vs Negara ASEAN
Diduga Mirip Produk China Rp 8 Juta, Kok Bisa Motor MBG Tembus Rp 40 Juta?