VW beranggapan, walaupun bom ini menyebabkan masalah yang cukup besar, Indonesia mestinya sudah berpengalaman mengenai masalah ini dan pemerintah pun seharusnya dapat lebih tenang menghadapi masalah ini hingga masalah tersebut tidak merembet ke masalah lain.
Hal tersebut dikemukakan oleh National Sales Manager GMM PT Garuda Mataram Motor (GMM) Jonas Chendana ketika dihubungi detikOto, Jumat, (17/7/2009).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Indonesia lanjut Jonas sudah pernah mengalami masalah pemboman bberapa kali dan sudah semestinya tetap bersikap tenang dan tidak panik.
"Agar para investor juga tidak panik, karena kalau kita panik mereka tentu juga akan panik," serunya.
Jonas pun lalu menegaskan bahwa pihaknya tetap berkomitmen untuk mengucurkan investasi mereka senilai US$ 40 juta di Indonesia.
"Kami akan tetap berinvestasi disini, meskipun ada kejadian seperti ini," tegas Jonas.
(syu/ddn)












































Komentar Terbanyak
Nasib! Harga BBM Naik, Mobil Listrik Malah Nggak Gratis Pajak Lagi
Isi Surat Edaran Mendagri, Minta Gubernur Se-Indonesia Bebaskan Pajak EV
Provinsi yang Bakal Kenakan Pajak buat Mobil-Motor Listrik