Sementara di Jepang sana, Toyota Motor Corp sudah mulai akan memasarkan Prius PHEV Plug-in, yaitu Prius yang motor listriknya bisa diisi melalui soket listrik di rumah.
Seperti dilansir Reuters, Senin, (13/7/2009), Toyota Motor Corp berencana untuk mulai memproduksi masal Prius PHEV di tahun 2012, dengan proyeksi tahun pertama produksinya sekitar 20.000 sampai 30.000 unit per tahun.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hybrid plug-in ini diklaim jauh lebih ramah lingkungan dari hybrid biasa, karena dapat menjalankan motor listrik murni tanpa bantuan dari mesin bensin, meskipun tentunya memerlukan biaya yang lebih mahal untuk teknologi baterainya.
Namun, Toyota ingin harga plug-in hybrids ini bisa dibandingkan dengan harga mobil listrik kepunyaan Mitsubishi, yakni I-MIEV, yang memulai debutnya bulan ini di pasar Jepang dengan harga 4,59 juta yen sebelum disubsidi pemerintah.
Bahkan, Toyota Prius PHEV plug in bisa lebih murah setengah harga dari I-MIEV, yakni pada kisaran mulai dari 2,05 juta yen di Jepang.
Dengan teknologi plug in tersebut, Prius PHEV dapat dipacu sejauh 20-30 km dengan kondisi baterai penuh, hanya dengan tenaga motor listrik tanpa bantuan mesin bensin.
Prius PHEV ini akan didukung oleh baterai lithium-ion yang dikembangkan dan diproduksi oleh Panasonic Corp.
(bgj/ddn)












































Komentar Terbanyak
Di RI Banyak Merek Motor Listrik, Kenapa Harus Emmo Rp 50 Jutaan buat MBG?
Bengkel Belum Ada, Kok BGN Nekat Beli 25 Ribu Unit Motor MBG?
Diborong Proyek MBG, Desain Motor Listrik Emmo Baru Didaftarkan Akhir Tahun Lalu