Kegemaran nyetir sendiri tersebut, sering dilakukan SBY, ketika dulu belum menjabat sebagai presiden.
Hal itu dituturkan Juru Bicara Kepresidenan Andi Mallarangeng yang juga Koordinator Media Timkamnas SBY-Boediono ketika berbincang dengan detikOto.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Begitupun sewaktu muda, saat berlibur ke tanah kelahirannya Pacitan, pria yang biasa dipanggil Sus oleh orang tuanya ini, biasanya lebih memilih untuk menyetir sendiri.
"Apalagi kalau akhir pekan, saat lalu lintas tidak macet, beliau sering meminta untuk menyetir sendiri," cerita Andi.
Kegemaran menyetir tersebut, disebabkan karena SBY suka mencoba jalan-jalan baru yang jarang dilalui orang banyak.
"Bapak senang melihat dan melalui jalan-jalan baru yang belum pernah dilalui sebelumnya oleh beliau," ucap Andi.
Sehingga, pernah suatu ketika, sepulangnya berlibur dari rumah orang tuanya di Blitar, SBY hendak menuju suatu tempat lain, sebelum ke Jakarta.
Orang tuanya sempat menawarkan bekal makanan untuk diperjalanan, namun, yang namanya bertualang, ketika itu SBY menolaknya.
Berbekal kegemaran mencoba jalan baru, maka berangkatlah sosok yang pernah menjabat sebagai Menteri Pertambangan dan Energi ini dengan mobil Jip kesayangannya.
"Tapi tiba-tiba, di tengah jalan beliau tersesat, parahnya, tidak ada satu pun warung atau tempat makan, karena kebetulan berada di daerah pegunungan," tutur Andi.
Sejak kejadian itu, SBY menurut Andi tidak akan menolak bila suatu ketika ditawari bekal oleh orang tuanya, ketika hendak bepergian jauh.
Kini dalam kesehariannya saat ini sebagai presiden, rasanya memang tidak memungkinkan bagi SBY untuk menyetir mobilnya sendiri, sehingga Mercedes-Benz dengan spesifikasi VVIP yang memang didesain khusus untuk presiden tersebut, hanya bisa dinikmatinya dari kursi belakang.
"Anti peluru, sama seperti di negara-negara lain," tutup Andi.
(bgj/ddn)












































Komentar Terbanyak
Heboh Pajak Mobil-motor di Jateng Tiba-tiba Naik Drastis, Begini Penjelasannya
Mobil Listrik e-Vitara Dianggap Kemahalan, Suzuki Bilang Begini
Bikin Pajak Mobil-motor di Jateng Mahal, Segini Tarif Opsen PKB