Ban Tahan Ranjau Paku Masih Terbatas

Ban Tahan Ranjau Paku Masih Terbatas

- detikOto
Kamis, 02 Jul 2009 12:49 WIB
Ban Tahan Ranjau Paku Masih Terbatas
Jakarta - PT Bridgestone Tire Indonesia (BTI) selaku produsen ban Bridgestone di Indonesia hanya mensuplai ban berteknologi Run Flat Tires (RFT) secara terbatas.

RTF memungkinkan si karet bundar tetap menggelinding meski bocor tertusuk paku atau kena ranjau paku perampok.

Masih terbatasnya suplai ban teknologi tinggi ini terjadi karena tidak semua mobil bisa mengaplikasikan teknologi ban yang masih bisa berjalan sejauh 150 km, dengan kecepatan tidak lebih dari 80 km per jam, meskipun sudah tidak ada tekanan udaranya tersebut.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Hanya ke BMW untuk semua unitnya, serta Nissan, dan beberapa mobil CBU," ujar Departement Sales Manager, John Arsyad, pada saat menggelar konferensi pers BridgestoneTires Safety Campaign, di Rest Area Tol Cikampek Km 57, Karawang, Jawa Barat, Rabu, (1/7/2009)

Untuk menyematkan ban berteknologi RFT, mobil harus memiliki perangkat sensor elektronik yang tertanam pada piranti Antilock Brake System (ABS) atau pentil ban.

"Sehingga kalau ban tersebut tiba-tiba pecah, indikator di kabin menyala untuk memberitahukan pengendara kalau RFT sedang bekerja," ujarnya.

Padahal, bila teknologi RFT ini diaplikasikan pada setiap kendaraan, niscaya akan dapat mengurangi kecelakaan lalu lintas, karena biasanya pengemudi kaget dan tidak bisa mengendalikan mobilnya dengan baik ketika tiba-tiba ban mobilnya pecah.



(bgj/ddn)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads