Menyusur Jakarta dengan BMW 320i Executive

Test Drive

Menyusur Jakarta dengan BMW 320i Executive

- detikOto
Kamis, 02 Jul 2009 11:20 WIB
Menyusur Jakarta dengan BMW 320i Executive
Jakarta - Sesuai dengan namanya, sepertinya memang mobil seri 3 generasi terbaru dari BMW ini diperuntukan bagi mereka para eksekutif muda yang gemar mengendarai mobilnya sendiri.

Karenanya, detikOto mencoba mengakomodasi hal itu dengan membagikan nikmatnya sensasi mengendarai BMW 320i di seputaran Ibukota Jakarta.

Menyematkan mesin In-line 4-Cylinder 16 valve, tentu saja membuat performa sedan sport premium ini tidak perlu diragukan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Terlebih dengan transmisi 6-Speed Automatic Steptronic, sedikit saja telapak kaki memijak pedal gas, mobil dengan spontan merespon kemauan kaki tersebut, untuk menstimulus mesin agar mengeluarkan power sesuai dengan kemauan si pengemudi.

Sehingga untuk kelincahan berakselarasi dipadatnya lalu lintas Jakarta yang stop and go, membuat sedan ini tidak akan kewalahan untuk mengail tenaga. Hanya saja, stir yang berat sedikit mengganggu kelincahan dalam bermanuver.

Namun, semua itu sirna oleh kemewahan interior dan jaminan entertaiment kabin dengan fasilitas i-Drive nya yang sangat memanjakan pengemudi maupun penumpang.

Si i-Drive ini memiliki beberapa fitur. Mau denger musik? tinggal pilih, CD, DVD, Radio, atau masih kurang juga? hardisk berkapasitas 13 gb yang sudah tertanam di mobil ini siap menampung ribuan koleksi
musik anda.

Begitupun ketika sedang asyik-asyiknya memacu BMW 320i Executive ini, tiba-tiba kembali terjebak macet.

Ah, tenang saja, tinggal cari option multimedia melalui i-Drive, detikOto bisa menonton debat Capres di monitor 8.8 inci yang sudah memiliki fungsi chanel digital, sehingga gambar tetap stabil dan jernih.

Namun TV hanya menyala jika mobil berhenti, demi alasan keamanan, TV mati sendiri oleh komputer si mobil jika mobil kembali melaju.

Selain itu, yang menarik dari sisi keamanannya, yakni ketika harus melintas pada jalan-jalan yang rumornya banyak ditebari ranjau paku, membuat detikOto tidak perlu ragu atau khawatir.

Melintasi ranjau paku? santai saja, kan ada teknologi Run Flat Tires!

Namun, sedikit kecewa ketika ingin parkir di mal. Sedan premium seharga Rp 568 juta yang diluncurkan akhir Mei 2009 ini kok tidak ada sensor parkirnya ya? Sehingga dengan bodinya yang panjang, sedikit menyulitkan ketika parkir dicelah sempit, belum lagi settingan stir BMW yang memang selalu agak berat.

Tapi, secara keseluruhan, sedan premium generasi 3 terbaru dari BMW ini memang sudah selayaknya dijadikan Produk Pilihan, terutama bagi para eksekutif muda yang menginginkan sebuah kendaraan menantang dengan immage yang mumpuni seperti BMW.


(bgj/ddn)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads