Hal ini terkait dengan efisiensi yang ditawarkan oleh bahan bakar gas yang
kabarnya jauh lebih murah dan irit.
Menanggapi hal itu, 4W Marketing & Sales Marketing Brand II Section Head Manager
PT Suzuki Indomobil Sales, Bebin Djuana, angkat komentar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
performa kendaraan setelah menggunakan bahan bakar gas?" tanyanya.
Menurutnya, teknologi kendaraan saat ini sangat riskan untuk dilakukan perubahan
atau modifikasi, seperti penggantian perangkat gas.
"Kalau jaman karburator, mungkin mudah, tapi kalau sudah ECU, rasanya tidak
sesederhana itu," ujarnya ketika dihubungi detikOto, Rabu, (3/6/2009).
Jangan sampai, lanjut Bebin, dengan iming-imming harga murah, sehingga
masyarakat menerima, namun ketika sudah digunakan timbul komplain dari
masyarakat.
"Kalau kejadiannya seperti itu, siapa yang mau disalahkan?" tanyanya.
(bgj/ddn)












































Komentar Terbanyak
2 Pabrik Otomotif Jepang di RI Cabut ke Vietnam, Ribuan Pegawai Kena PHK
2 Pabrik Otomotif Jepang di RI Mau Cabut ke Vietnam, Ini Alasannya
Indonesia Ditinggal Kabur Pabrik Otomotif, Pemerintah Harus Ambil Sikap!