Karena MPV teranyar dari pabrikan asal Malaysia ini ternyata sudah banyak diminati. Bahkan ada beberapa konsumen yang rela inden untuk mendapatkannya.
Padahal hingga saat ini harga jual resmi dari Exora belumlah diketahui.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Walaupun harganya belum pasti Exora sudah banyak dipesan oleh konsumen kami," ujarnya.
MPV 7 seater yang akan mengusung mesin Campro CPS 1.6 liter bertenaga maksimal 125 hp ini menurut Fransisco memang merupakan salah satu produk paling ditunggu di Indonesia.
Karena selain memiliki desain yang manis, kelahiran produk ini pun bagaikan angin segar yang berhembus ketika konsumen sudah mulai jenuh dengan produk Jepang.
"Jadi ketika itu terjadi, Exora bisa menjadi pilihan," cetus Fransisco.Mobil MPV Proton ini rupanya sudah mulai diuji di jalanan Indonesia. Mobil keluarga ini kepergok tengah nangkring di salah satu pusat perbelanjaan di Lebak Bulus Jakarta, Kamis malam (28/5/2009).
Bercat putih dan memakai nomor plat berwarna putih senada, mobil ini tampak anggun ketika berputar di pusat perbelanjaan tersebut.
Dari pengamatan kami, mobil ini memiliki dimensi yang hampir sama dengan Nissan Livina dan sedikit lebih kecil dibanding Toyota Kijang Innova.
Di Indonesia, Exora rencananya akan hadir di bulan Juli 2009 mendatang dan diklaim dapat mendobrak pasar Innova dan Livina.
"Iya mobil itu memang merupakan mobil tes kami, itu memang sengaja kami keluarkan agar kami tahu seberapa kuat mobil itu, jadi semacam uji kelayakanlah," ujarnya.Harga jual Exora sendiri memang belum diketahui. Namun menurut Fransisco rencananya MPV ini akan dilepas di atas harga Avanza.
Di Malaysia seperti dikutip Bernama, Senin (1/6/2009), pemesanan Exora sudah mencapai 11.000 unit.
Mobil MPV Proton Exora ini memang menjadi tulang punggung Proton setelah Proton mengalami kinerja keuangan yang menurun akibat krisis global pada tahun fiskal yang berakhir 31 Maret 2009.
CEO Proton Datuk Mohd Nadzmi Salleh menuturkan Proton mencatat rugi 338 juta ringgit. Padahal di 2008 lalu, Proton masih menikmati manisnya laba sebesar 144 juta ringgit. (syu/ddn)












































Komentar Terbanyak
Heboh Pajak Mobil-motor di Jateng Tiba-tiba Naik Drastis, Begini Penjelasannya
Mobil Listrik e-Vitara Dianggap Kemahalan, Suzuki Bilang Begini
Bikin Pajak Mobil-motor di Jateng Mahal, Segini Tarif Opsen PKB