Merasakan Roh BMW 320i

Test Drive

Merasakan Roh BMW 320i

- detikOto
Rabu, 27 Mei 2009 15:18 WIB
Merasakan Roh BMW 320i
Bandung - Mencicipi sebuah sedan premium sepertinya menggiurkan bukan? Seperti yang ditawarkan oleh PT BMW Indonesia, ketika meluncurkan varian terbaru dari generasi seri 3, yakni 320i Executive.

Dengan bertemakan 'Champion Inside', BMW mengajak para jurnalis untuk merasakan sensasi berkendara menggunakan BMW seri 3 terbaru, dengan rute Jakarta-Bandung-Jakarta.

Namun, sebelumnya, para jurnalis diajak untuk mengetahui ketangguhan akselarasi dan handling dari sedan premium seharga Rp 568 juta Off The Road tersebut di sirkuit Sentul, Jawa barat.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dengan fitur-fitur canggih pada ruang kabinnya, detikOto perlu sejenak untuk beradaptasi dengan teknologi yang teraplikasi pada dashboard maupun panel dan konsol yang terdapat di ruang kabin.

Di hadapan mata, lintasan yang sengaja dibuat menantang dengan kelokan-kelokan sempit dan zig-zag, sungguh menantang.

Dengan seting lintasan tersebut, BMW tampaknya hendak memamerkan handling 320i yang diklaim terbaik dikelasnya.

Benar saja, ketika gas dibejek secara spontan, akselarasi awal sangat berisi. Tikungan sempit dilalui dengan mantap, hal itu berkat karakter suspensi ala BMW yang cenderung rigid, sehingga laju mobil menjadi stabil.

Begitupun ketika beralih pada sirkuti besar. Trek lurus sehabis start, top speed di gigi 4 bisa tembus sampai angka 160 km/ jam.

Menjelang tikungan, pengereman ekstrem coba dilakukan, hasilnya, pedal rem sempat bergetar, pertanda perangkat ABS bekerja sempurna, karenanya mobil tidak mengalami gejala membuang.

Lepas tikungan, giliran kontrol traksi yang bekerja, menjaga mobil tidak spin ketika di gas spontan ketika keluar dari tikungan.

Selepas dari sirkuit Sentul, giliran menuju Bandung melalui jalur Puncak yang ternyata padat. Namun, terasa sekali kelincahan BMW 320i Executive ini dalam melakukan manuver-manuver.

Sampai di penginapan, computer journey menunjukkan konsumsi BBM yang terekam selama perjalanan 2,5 jam dengan jarak 122 km, yakni 7,1 liter bensin per 100 km. Ya lumayan irit lah?

Rasa-rasanya, BMW seri 3 terbaru ini sudah cukup menjawab tantangan dari segmentasinya yang diperuntukan bagi anak muda berkelas yang menginginkan sebuah kendaraan yang sporty namun juga elegan.
(bgj/ddn)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads