Dengan bertemakan 'Champion Inside', BMW mengajak para jurnalis untuk merasakan sensasi berkendara menggunakan BMW seri 3 terbaru, dengan rute Jakarta-Bandung-Jakarta.
Namun, sebelumnya, para jurnalis diajak untuk mengetahui ketangguhan akselarasi dan handling dari sedan premium seharga Rp 568 juta Off The Road tersebut di sirkuit Sentul, Jawa barat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di hadapan mata, lintasan yang sengaja dibuat menantang dengan kelokan-kelokan sempit dan zig-zag, sungguh menantang.
Dengan seting lintasan tersebut, BMW tampaknya hendak memamerkan handling 320i yang diklaim terbaik dikelasnya.
Benar saja, ketika gas dibejek secara spontan, akselarasi awal sangat berisi. Tikungan sempit dilalui dengan mantap, hal itu berkat karakter suspensi ala BMW yang cenderung rigid, sehingga laju mobil menjadi stabil.
Begitupun ketika beralih pada sirkuti besar. Trek lurus sehabis start, top speed di gigi 4 bisa tembus sampai angka 160 km/ jam.
Menjelang tikungan, pengereman ekstrem coba dilakukan, hasilnya, pedal rem sempat bergetar, pertanda perangkat ABS bekerja sempurna, karenanya mobil tidak mengalami gejala membuang.
Lepas tikungan, giliran kontrol traksi yang bekerja, menjaga mobil tidak spin ketika di gas spontan ketika keluar dari tikungan.
Selepas dari sirkuit Sentul, giliran menuju Bandung melalui jalur Puncak yang ternyata padat. Namun, terasa sekali kelincahan BMW 320i Executive ini dalam melakukan manuver-manuver.
Sampai di penginapan, computer journey menunjukkan konsumsi BBM yang terekam selama perjalanan 2,5 jam dengan jarak 122 km, yakni 7,1 liter bensin per 100 km. Ya lumayan irit lah?
Rasa-rasanya, BMW seri 3 terbaru ini sudah cukup menjawab tantangan dari segmentasinya yang diperuntukan bagi anak muda berkelas yang menginginkan sebuah kendaraan yang sporty namun juga elegan.
(bgj/ddn)












































Komentar Terbanyak
Heboh Pajak Mobil-motor di Jateng Tiba-tiba Naik Drastis, Begini Penjelasannya
Bikin Pajak Mobil-motor di Jateng Mahal, Segini Tarif Opsen PKB
Penjualan Mobil di Indonesia Nyaris Disalip Malaysia, Menperin: Ini Alarm!