Konsumen Dirugikan Kontrak Lembaga Pembiayaan

Konsumen Dirugikan Kontrak Lembaga Pembiayaan

- detikOto
Selasa, 19 Mei 2009 11:13 WIB
Konsumen Dirugikan Kontrak Lembaga Pembiayaan
Jakarta - Membeli kendaraan dengan jalan menggunakan jasa pembiayaan kredit atau leasing ternyata lebih banyak merugikan konsumen.

Sebab dalam semua kontrak kredit yang dikeluarkan oleh lembaga pembiayaan di Indonesia, posisi konsumen sangatlah lemah dan sering kali dirugikan.

Hal tersebut diungkapkan oleh anggota pengurus harian Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) Daryatmo ketika berbincang dengan detikOto, akhir pekan lalu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Dengan kausul kontrak yang sekarang digunakan oleh semua leasing, konsumen sebenarnya dirugikan," cetusnya.

Sebab menurut Daryatmo, kekuasaan leasing terhadap kendaraan yang dibiayainya sangatlah besar.

Sehingga ketika konsumen terlambat membayar karena suatu hal, leasing langsung saja menarik kendaraan tersebut.

Padahal belum tentu konsumen tidak niat membayar, keterlambatan yang terjadi mungkin saja disebabkan kerena beberpa hal yang tidak terduga.

"Seharusnya leasing dapat mempertimbangkan alasan keterlambatannya itu, jangan langsung tarik kendaraan," ujar Daryatmo.

Apalagi kontrak tersebut di buat secara sepihak oleh pihak leasing, sehingga bisa di bilang konsumen 'terpaksa' untuk menerima kontrak tersebut bila ingin menerima kredit.

"Leasing pun jadi seenaknya saja membuat kontrak sesuka mereka dan ini tentu sangat merugikan," cetus Daryatmo.


(syu/ddn)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads