Karenanya, Presiden Obama berencana melancarkan tindakan untuk mengatasi hal tersebut.
Seperti dilansir Autoblog, Jum'at (8/5/2009), hari Selasa lalu, sekretaris departemen Energi, Steven Chu, mengumumkan pencanangan dana sebesar $786.5 juta untuk program baru pemerintah dalam rangka mempercepat pengembangan dan pemasaran bahan bakar alam di Amerika.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sekitar $480 juta akan dialokasikan untuk pembangunan percontohan dan pendemonstrasian skala pembaharuan bahan bakar alam,$176.5 juta akan dialokasikan untuk membangun perbaikan pemasaran bahan bakar alam.
Sedang sisanya, $130 juta akan digunakan untuk berbagai macam riset bahan bakar alam.
Untuk mensupport program ini, sebuah Interagency Working Group telah dibentuk sebelumnya untuk meneliti dan pada akhirnya mempromosikan bahan bakar alam yg digunakan di Amerika
Panel- panel perusahaan besar ini diantaranya adalah Sekretaris bidang Agrikultur, Tom Vilsack, Administrator EPA, Lisa Jackson dan Sekretaris bidang Energi, Steven Chu.
Presiden Obama juga mengumumkan bahwa U.S EPA akan meluncurkan penelitian terbaru mengenai pengaruh bahan dasar ethanol dari jagung terhadap emisi gas green house.
Karena data terbaru menunjukkan hampir 100% dari total ethanol yg digunakan di Amerika dihasilkan dari jagung dan dinilai sebagai cara yg lebih signifikan untuk menghasilkan ethanol dibandingkan metode tekhnologi cellulosic terbaru. (bgj/syu)












































Komentar Terbanyak
Awas Kaget! Segini Pajak BYD Atto 1 Bila Tak Lagi Dapat Insentif
Naik Gila-gilaan! Intip Perbandingan Harga BBM RON 98 di RI Vs Negara ASEAN
Diduga Mirip Produk China Rp 8 Juta, Kok Bisa Motor MBG Tembus Rp 40 Juta?