Hal tersebut disampaikan Ketua Umum Asosiasi Importir Kendaraaan Indonesia (AIKI) Tommy R. Dwiandana ketika dihubungi detikOto, Senin (4/5/2009).
Sebagian besar Alphard dibeli oleh perusahaan-perusahaan yang membutuhkan kendaraan operasional untuk jajaran direksi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Problem nilai tukar yen terhadap rupiah membuat harga mobil ini membumbung tinggi. "Bayangkan saja Alphard yang biasanya Rp 600 juta, kemarin jadi Rp 800 juta," ujarnya.
Secara keseluruhan pasar mobil CBU pada Maret memang mengalami tekanan. "Pasar mobil CBU sampai Januari dan Februari masih bagus, Maret mulai parah, koreksi harga gak bagus, terpengaruh yen, karena kita kan sebagian besar menggunakan yen," ujarnya.
(ddn/ddn)












































Komentar Terbanyak
Heboh Pajak Mobil-motor di Jateng Tiba-tiba Naik Drastis, Begini Penjelasannya
Mobil Listrik e-Vitara Dianggap Kemahalan, Suzuki Bilang Begini
Bikin Pajak Mobil-motor di Jateng Mahal, Segini Tarif Opsen PKB