Test Ride Minerva Sachs 250

Test Ride Minerva Sachs 250

- detikOto
Rabu, 29 Apr 2009 10:54 WIB
Test Ride Minerva Sachs 250
Jakarta - Halaman Hotel Sultan jadi ajang test ride motor sport Minerva Sachs 250. Tanpa pikir panjang, kesempatan baik ini pun membuat detikOto kepincut untuk mencobanya.

Kesempatan pertama, detikOto mencoba motor Minerva jenis SuperMoto. Kita tahu, SuperMoto adalah platform yang cocok untuk biker pecinta petualangan dua alam, on road dan off road.

Begitu mesin dinyalakan, suara knalpot tidak seperti motor sport berkapasitas besar.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Aura biasa saja terdengar dari mesin berkapasitas 250 cc didukung dengan Engine Type SOHC, Air Cooled with Advanced Balancer Shaft.

Namun biar tidak penasaran lagi, untuk mengetahui rasanya menggunakan motor ini, gigi 1 langsung dimasukkan dan segera melepas kopling yang masih menyangkut di tangan kiri.

Hentakan pertama yang didapat cukup reponsif hingga berlangsung pada gigi 2 namun sayang ketika ingin diteruskan ke gigi 3, detikOto tidak dapat merasakan performa yang kuat mesin 250 cc ala Minerva pada sesi ini.

Hal tersebut karena track yang disiapkan kurang mendukung hingga tingkat berikutnya.

Di sisi lain, postur tubuh supermoto yang tidak terlalu besar dan kondisi setang yang lumayan lebar ternyata enak juga bermanuver ke kiri dan ke kanan sehingga handling motor yang dibandrol dengan harga Rp 26,9 juta On The Road ini pun juga
bisa dibilang cukup menyenangkan.

Namun sayang, ketika detikOto ingin mencoba bermanuver lebih dalam lagi dengan Minerva superMoto 250 cc, lagi-lagi menghadapi kendala karena track yang disediakan tidak mencukupi.

Belum sempat menggebar kecepatan maksimal, sekitar 40-45 km/jam, pada gigi 2, tiba-tiba harus menghadapi tikungan.

Sehingga tidak diketahui berapa kecepatan maksimal yang didapat dari motor berbobot 116 kg ini.

Dari aspek kaki-kaki, meski tipis di bagian belakang tidak membuat motor ini terasa kaku. Kaki-kaki yang tipis justru menjadikan motor ini terasa enak untuk ukuran supermoto.

Naked Bike

Nah beralih ke varian lain, detikOto diberi kesempatan untuk mencoba merasakan hentakan Minerva Sachs 250 S alias bermodel naked bike ini.

Kesan pertama yang di dapat adalah kesan kokoh. Sebab rangka bodi dari bahan aluminium yang kekar namun menawan terlihat telah berhasil diekspos dengan baik hingga mampu menciptakan kesan tersebut di motor yang satu ini.

Apalagi desain rangka tersebut pun juga terlihat berpadu apik dengan garis tegas yang menghiasi sekujur tubuhnya dan dengan model batok lampu yang futuristik, motor ini terlihat cantik sekaligus 'menyeramkan'.

Ketika mulai digeber, impresi pertama yang didapat begitu mengesankan, suara knalpot meraung-raung namun terdengar lembut di telinga.

Suspensi depan teleskopik dan suspensi belakang yang telah mengusung model mono shock pun terbukti sangat membantu meredam semua getaran yang mungkin timbul akibat melewati jalanan berlubang.

Lalu teraplikasinya pelek berpalang bintang yang dibalut dengan ban lebar berukuran 100/70 x 17 (depan) dan 130/70 x 17 (belakang) terbukti juga ikut membantu.

Handling motor yang dibandrol dengan harga 25.9 juta ini pun juga bisa dibilang cukup menyenangkan. Posisi stang yang agak lebar dan disain tangki bensin yang ergonomis juga membantu posisi duduk jadi lebih tegak.

Hal ini sangat terasa membantu dan tidak membuat pinggang pengendara jadi cepat pegal ketika motor ini di bawa touring jarak jauh. (ikh/ddn)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads