Sebab event organizer besar tersebut menyatakan tidak akan terganggu oleh mundurnya beberapa ATPM otomotif di Indonesia.
Hal tersebut diungkapkan oleh Automotive Event Division Manager Dyandra Ichwan Sofwan ketika berbicara dengan detikOto, Rabu malam (22/4/2009).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Walaupun jumlah ATPM yang ikut serta kemungkinan akan berkurang tapi hal tersebut akan ditutupi oleh hadirnya industri pendukung otomotif seperti komponen dan aksesoris yang jumlahnya malah bertambah.
"Jadi bisa dibilang IIMS kali ini tidak akan kalah ramai dari tahun sebelumnya," tukas Ichwan.
Apalagi lanjut Ichwan Dyandra pun juga akan menyiapkan berbagai acara menarik untuk mendukung acara ini. Mulai dari car audio contest, drifting, pameran mobil klasik, hingga konser musik di 9 hari penyelenggaraannya.
"Dengan itu kami yakin IIMS tidak akan sepi," ujar Ichwan.
Sebelumnya Peugeot, Renault, dan Subaru telah menyatakan tidak ikut dalam pagelaran mobil paling bergengsi ini. Begitu pula dengan Isuzu yang menyatakan masih mempertimbangkan kehadirannya.
Dan yang paling baru adalah Suzuki dan Mercedes-Benz yang menyatakan mundur dari IIMS 2009. Bila sudah begini, apakah IIMS akan sukses dan mengalahkan Bangkok Motor Show seperti yang digadangkan panitia sebelumnya?
"Kami masih yakin IIMS akan berhasil, apalagi tempat acara sekarang lebih besar dan luas dari sebelumnya. Sehingga kans untuk sukses terbilang cukup besar," ungkap Ichwan yakin.
(syu/ddn)












































Komentar Terbanyak
Heboh Pajak Mobil-motor di Jateng Tiba-tiba Naik Drastis, Begini Penjelasannya
Mobil Listrik e-Vitara Dianggap Kemahalan, Suzuki Bilang Begini
Bikin Pajak Mobil-motor di Jateng Mahal, Segini Tarif Opsen PKB