Beberapa syarat yang harus dipenuhi produsen salah satunya harus ramah lingkungan.
Hal tersebut ditegaskan oleh Dirjen Industri Alat Transportasi dan Telematika Departemen Perindustrian Budi Darmadi ketika berbincang dengan detikOto, Rabu (22/4/2009).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Untuk mencapai hal tersebut lanjut Budi sebenarnya ada beberapa langkah yang bisa diterapkan oleh produsen. Misalnya mengganti cat yang digunakan dari berbahan dasar minyak menjadi cat berbahan dasar air atau water base.
Belum lagi beberapa bagian kendaraan haruslah pula dapat didaur ulang atau recycle.
Dan yang paling utama menurut Budi adalah setiap low cost car yang berambisi mendapatkan insentif dari pemerintah haruslah irit dan efisien dalam menggunakan bahan bakar.
Sebab pemerintah menurut Budi nanti akan sangat membantu bila memang ada produsen yang sanggup menciptakan sebuah mesin yang benar-benar efisien dan irit bahan bakar.
"Sebuah mesin non hibrid yang dapat menempuh perjalanan antara 20-25 km/l-lah yang nanti akan kami jadikan prioritas pemberian insentif," ujarnya.
(syu/ddn)












































Komentar Terbanyak
Sekarang Dijual Rp 16.250/Liter, Ternyata Harga Asli Pertamax Segini
Penjelasan Pertamina soal Harga Pertamax Tiba-tiba Naik 10 Juni
Bikin SIM Digital Nggak sampai 5 Menit, Tanpa Biaya