Namun, apakah Exora akan mudah diterima di hati masyarakat Indonesia?
"Kehadiran Proton Exora setidaknya akan sulit diterima di hati masyarakat Indonesia," kata pengamat otomotif Suhari Sargo ketika berbincang lewat telepon dengan detikOto, Kamis malam (16/4/09).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam hal ini Suhari mengisyarakatkan, agar Proton bekerja sama dengan produsen mobil lain dalam hal teknologi dan komponen, sehingga Exora akan dapat diterima di masyarakat.
"Proton seharusnya tidak bekerja sendiri dalam hal teknologi, eksterior dan interior serta fitur-fitur Exora lainnya. Paling tidak, Proton harus bekerjasama dengan produsen mobil lainnya untuk mengembangkan eksterior, interior dan teknologi lainnya yang menyangkut Proton Exora," ujarnya.
Tidak itu saja, Suhari juga menegaskan jika ini tidak dilakukan oleh Proton, maka nasib Exora akan seperti Proton Saga yang hadir di Indonesia beberapa tahun lalu.
"Jika tidak dilakukan, maka Exora akan sama nasibnya seperti Proton Saga
terdahulu yang tidak berkembang di pasar tanah air," tegasnya.
Sementara itu sebelumnya, Division Head National Sales Proton Edar Indonesia (PEI), Fransisco Sirait, ketika dihubungi detikOto, mengatakan pihaknya akan melakukan penyesuaian spesifikasi Exora.
"Untuk beberapa tipe, kami akan melakukan penyesuaian spesifikasi. Namun akan ada pula tipe yang sama persis dengan Exora yang beredar di Malaysia," ungkapnya.
Hal tersebut menurut Fransisco dilakukan untuk menarik minat pembeli sekaligus mendobrak pasar MPV middle yang saat ini dikuasai oleh Innova dan Nissan Grand Livina.
"Di mobil ini kami mau menawarkan fitur yang lebih baik dari semua kompetitor yang sekarang ada namun dengan harga yang lebih menarik," tukasnya.
Jadi lanjut Fransisco, Exora nantinya akan menawarkan spesifikasi dan fitur yang lebih tinggi dari para pesaingnya tapi dengan suguhan harga yang lebih rendah dan bukan tidak mungkin pasar Innova dan Livina akan semakin tergerus.
Karena itulah Fransisco yakin mobil yang akan mengusung mesin Campro CPS 1.6 liter seperti Gen 2 Persona, Neo ataupun Waja ini nantinya akan dapat diterima dengan baik oleh pasar indonesia.
"Kami memiliki spek yang lebih baik dan harga yang lebih menarik karena itulah kami yakin Exora dapat diterima dengan baik," ujarnya.
Bagaimana menurut Anda? Ngalor ngidul soal Exora di detikForum saja!
(ikh/ddn)












































Komentar Terbanyak
Heboh Pajak Mobil-motor di Jateng Tiba-tiba Naik Drastis, Begini Penjelasannya
Mobil Listrik e-Vitara Dianggap Kemahalan, Suzuki Bilang Begini
Bikin Pajak Mobil-motor di Jateng Mahal, Segini Tarif Opsen PKB