Pemilu Tak Mampu Dongkrak Penjualan Mobil

Pemilu Tak Mampu Dongkrak Penjualan Mobil

- detikOto
Senin, 06 Apr 2009 17:03 WIB
Pemilu Tak Mampu Dongkrak Penjualan Mobil
Jakarta - Pemilu yang tinggal menghitung hari semakin memanas saja, namun riaknya tak sampai ke industri mobil di Indonesia.

Ditelisik dari penjualannya, memang terjadi peningkatan di bulan Maret lalu, akan tetapi hal tersebut sama sekali tidak ada kaitannya dengan masa kampanye dan pemilu.

Presdir Indomobil Niaga Internasional Gunadi Sindhuwinata pasang komentar mengenai hal tersebut,

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Bulan Maret memang penjualan mobil naik sedikit, tapi tidak ada kaitan dengan pemilu," ujar Gunadi ketika dihubungi detikOto, Senin, (6/4/2009).

Menurut Gunadi, bila melihat pemilu tahun-tahun sebelumnya, memang terjadi peningkatan, tapi sama sekali bukan pemicu naiknya angka penjualan mobil.

Ia mencontohkan, pada saat pemilu tahun 2004 lalu, angka penjualan mobil mengalami kenaikan, "Akan tetapi, saat itu memang masanya pasar sedang segar," imbuhnya.

Saat ini, masih menurut Gunadi, adalah masa-masanya stabilisasi pasar. Ia mengharapkan, setelah pemilu keadaan pasar harus menjadi lebih baik.

Harapan tersebut sudah mulai terlihat dari hasil penjualan sementara pada data yang terdapat di Gaikindo.

Bulan Maret 2009 lalu, angka penjualan mobil mencapai 36.000 unit, naik tipis dibanding bulan sebelumnya yang mencapai 34.000 unit.

Karenanya Gunadi menuturkan, meskipun sedang dalam suasana kampanye dimana banyak orang membutuhkan kendaraan, keadaan industri otomotif tidak akan serta merta dapat disegarkan dengan naiknya angka penjualan,

"Karena kan jarang sekali masa kampanye seperti ini, bisa mendongkrak penjualan sedemikian banyak. Kalaupun ada tidak akan terasa," ujarnya.

Karenanya, Gunadi berharap, apapun yang terjadi setelah pemilu usai nanti, kalaupun masih terjadi penurunan, setidaknya jangan sampai melebihi angka 30% seperti yang banyak diperkirakan berbagai kalangan.

(bgj/ddn)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads