VW Bawa Lebih Banyak Mobil ke Indonesia

VW Bawa Lebih Banyak Mobil ke Indonesia

- detikOto
Selasa, 31 Mar 2009 15:26 WIB
VW Bawa Lebih Banyak Mobil ke Indonesia
Jakarta - ATPM mana yang tidak tergiur dengan pasar Indonesia? Dengan populasi yang besar serta tingginya permintaan pasar terhadap produk-produk otomotif, membuat pabrikan mobil asal Jerman, Volkswagen, tertarik untuk membawa lebih banyak varian-variannya ke Indonesia.

Hal tersebut diutarakan Manager Marketing, PT Garuda Mataram Motor selaku ATPM VW di Indonesia, Hary Novianto, di sela-sela acara Volkswagen Drive and Dine, Di Burger And Grill, Bintaro Sektor 7, Jakarta, akhir pekan lalu.

Menurutnya, beberapa waktu terakhir ini, Volkswagen Jerman sudah mulai mengamati pasar ASEAN, seperti Indonesia, Thailand dan Malaysia.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Masih menurut Hary, memang Jerman masih melihat pada populasi pasar dan tingginya permintaan pasar terhadap produk-produk otomotif, namun belum melihat dari hasil penjualan Volkswagen sendiri.

"Namun kedepannya, bukan tidak mungkin Volkswagen akan membawa produk-produknya ke sini, melihat penjualan kami yang stabil selama ini," ujar Hary.

Meskipun tidak banyak, tahun lalu Volkswagen mencatatkan angka penjualan
keseluruhan produknya sebanyak 270 unit, dan Hary yakin akan terus meningkat di tahun ini.

Pada awal tahun ini, sebenarnya ada beberapa varian yang hendak dibawa ke Indonesia, hanya saja didahului oleh Proton, yang lebih dulu memasukkan produknya ke Indonesia.

"Proton lebih dulu masuk, jadi kita harus menunggu," ujar Hary.

Jadi, besarnya pasar otomotif di Indonesia memang menjadi primadona bagi produsen-produsen otomotif dunia. Meskipun saat ini masih di dominasi produsen Jepang.

Tapi bukan tidak mungkin, pertengahan tahun nanti, produsen Eropa mulai merajalela di pasar nasional, meskipun market share-nya tidak terlalu besar.

"Jepang besar di pasar, namun tidak stabil. Sedangkan kami, meskipun kecil,
namun stabil dari tahun ke tahun," ujar Hary sebagai penutup.
(bgj/ddn)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads