merek Mitsubishi di Indonesia memiliki trik khusus guna menjaga dominasi Strada Triton di pasar pick up 4X4 di Indonesia.
Ada tiga langkah yang dilakukan KTB untuk tetap mendominasi yakni penyegaran fitur, penyelenggaraan aktifitas bersama dan perluasan pasar.
"Dengan tiga langkah itu Strada Triton pun berhasil menjaga posisinya sebagai yang terdepan, ungkap Direktur Marketing KTB Razwan Alamsyah di sela-sela acara Strada Triton Fun & Safety Driving, Sentul, Sabtu (28/3/2009).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sedangkan penyelenggaraan aktifitas bersama lanjut Rizwan adalah sebuah kegiatan yang dilakukan bersama antara KTB dengan konsumennya. Hal tersebut menurut Rizwan sangatlah berguna untuk menjaga keterikatan di antara keduanya.
"Kegiatannya bisaΒ apa saja, termasuk kegiatan off road bersama seperti ini," tuturnya.
Setelah itu yang terakhir jelas KTB akan melakukan perluasan pasar dengan melakukan penetresi pasar di daerah-daerah baru.
"Jadi dengan langkah-langkah itu dominasi Strada Triton pun tetap terjaga," ujarnya.
Walaupun persaingan di pasar kendaraan pick up Double Cabin saat ini semakin sengit terutama sejak kelahiran Toyota Hilux di awal tahun dan rencana penyegaran tampang Ford Everest dan Ranger, keperkasaan Mitsubishi Strada Triton ternyata masih belum tergoyahkan.
Hingga bulan Februari 2009 lalu Strada Triton ternyata berhasil mempertahankan dominasinya di kelas pick up 4X4 dengan mengantungi market share sebesar 53,7%.
Sejak pertama kali diperkenalkan pada bulan Mei 2007 silam, Strada Triton memang mendapat sambutan yang cukup baik dari pecinta otomotif di tanah air.
Hal itu terbukti dengan perolehan 53,1% market share di tahun pertamanya tersebut.
Hal tersebut pun kemudian berlanjut di tahun 2008 lalu, karena di tahun
keduanya, Strada Triton dengan gemilang berhasil merebut setengah pangsa pasar kelasnya yakni dengan market share hingga 52,6%.
Dan walaupun saat ini sedang terjadi krisis financial, KTB pun berhasil
membuktikan bahwa Strada Triton merupakan sebuah produk yang diminati
masyarakat. Karena di bulan Maret ini saja telah sekitar 600 unit Strada Triton yang laku terjual.
Angka tersebut memang menurun bila dibanding dengan angka penjualan Strada
Triton sebelum krisis yang dapat mencapai angka 800 unit perbulan.
"Itupun terjadi akibat dari berkurangnya volume penjualan di sektor otomotif ini, bukan karena Strada Triton mulai kurang diminati," ucap Rizwan.
(syu/ddn)












































Komentar Terbanyak
Nasib! Harga BBM Naik, Mobil Listrik Malah Nggak Gratis Pajak Lagi
Isi Surat Edaran Mendagri, Minta Gubernur Se-Indonesia Bebaskan Pajak EV
Provinsi yang Bakal Kenakan Pajak buat Mobil-Motor Listrik