"Sebenarnya, semakin banyak produksi, harga bisa ditekan murah. Dan harapannya, pemerintah mau ikut membantu kita dalam meningkatkan kuantitas produksinya," ujar Operasional PT Laksono Fajar Handoyo, Fajar Buwono, kepada detikOto, di sela-sela gelaran INAPA 2009, di Jakarta International Expo, Kemayoran, Jakarta, Sabtu (21/3/2009).
Produsen metal komponen, yang berkantor di Jalan Swasembada Barat II, Tanjung Priok, Jakarta Utara ini merasa tidak tersaingi dengan produsen-produsen besar dalam hal kualitas produk.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kita bisa pasok, per itemnya sampai 25.000 unit dalam satu bulan. Dan sudah ada 31 item yang kita pasok ke beberapa ATPM, seperti Honda maupun Kanzen," ujarnya.
Sampai saat ini, yang mereka khawatirkan adalah masih minimnya dukungan pemerintah untuk menyokong usaha mereka dalam mengembangkan usahanya.
"Kendala hanya pada masalah kuantitas produksi. Kami tentu tidak bisa sebanyak produsen besar," ujarnya.
Mengenai bahan baku, masih menurut Fajar, memang sebagian besar masih di impor. Presentasenya, bahan baku impor bisa mencapai 60% dalam setiap produknya.
(bgj/ddn)












































Komentar Terbanyak
Menlu Sugiono Ungkap Alasan Presiden Prabowo Bawa Maung di KTT ASEAN Filipina
Wacana KDM Hapus Pajak Kendaraan-Diganti Jalan Berbayar: Biar Adil
Kapan Potongan Ojol 8% Mulai Berlaku?