Sebagai perbandingan Hyundai i10 akan dibanderol seharga Rp 109,5 hingga Rp 130 juta per unit. Itu pun masih off the road di Jakarta. Jadi kalau on the road akan mencapai sekitar Rp 120,4 juta hingga Rp 145 juta.
Tidak seperti varian yang dipasarkan di Inggris, i10 di tanah air tidak dilengkapi ABS (anti-lock braking system) dan ESP (Electronic Stability Program) sebagai fitur keamanannya, meskipun harga yang ditawarkan bila dihitung dalam kurs rupiah jatuh pada kisaran yang sama, yakni Rp 130 juta, itu pun sudah on the road untuk Inggris.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kemudian Jongkie menilai, kapasitas mesin 1.100 cc tidak efisien kalau sampai menggunakan ABS. "Paling melaju sampai 60 km per jam saja dalam kota, tidak perlu sampai menggunakan ABS. Selain itu, ESP dianggap tidak terlalu perlu, karena kondisi iklim tanah air yang tidak bersalju," kilahnya.
Jongkie menuturkan harga yang lumayan mahal itu terjadi karena Hyundai i10 masih dalam kondisi Completely Built Up (CBU), sehingga wajar saja harganya agak lebih mahal. Namun jika pasar memungkinkan, tak menutup kemungkinan, i10 bakal dirakit di Indonesia.
(bgj/ddn)












































Komentar Terbanyak
Penjelasan Pertamina soal Harga Pertamax Tiba-tiba Naik 10 Juni
Cerita Prabowo Naik Maung: Atap Bocor, Bunyi Gledak-gledak
Sekarang Dijual Rp 16.250/Liter, Ternyata Harga Asli Pertamax Segini