Tidak seperti Avanza dan Xenia yang diminati masyarakat Indonesia dan mencatat penjualan tertinggi di bulan Januari 2009, Toyota Rush dan Daihatsu Terios tidak semulus perjalanan Toyota Avanza semenjak lahirnya varian SUV tersebut di pasar otomotif Indonesia.
Lihat saja, penjualan Toyota Rush di awal tahun 2009 hanya meraup penjualan di titik 800 unit kendaraan. Hasil ini sangat jauh bila dibandingkan dengan toyota Avanza yang berhasil membobol penjualan sebanyak 7.476 unit di awal tahun 2009.
Apakah gerangan yang menyebabkan si kembar Avanza-Xenia lebih mantap dibanding Terios-Rush? Ketika ditanya hal tersebut, Toyota selaku produsen dua mobil itu santai-santai saja.
Presiden Direktur PT Toyota-Astra Motor Johnny Darmawan beralasan bahwa hal ini terjadi karena beda segmen semata, bukan karena kurang agresifnya mesin penjualan Toyota atau karena produk yang tidak diterima pasar.
Menurutnya Toyota Avanza itu kendaraan untuk keluarga yang memang mempunyai pangsa sendiri yang bisa mengusai pasar Toyota sebesar 65 persen, dan berbeda dengan Toyota Rush yang juga mempunyai pangsa sendiri di kelas SUV.
"Pelanggan Toyota Rush itu yang mempunyai jiwa adventure yang memang memerlukan kendaraan yang cocok untuk medannya, dan pelanggan seperti itu tidak sebanyak pelanggan mobil keluarga seperti Avanza," kata Johnny Darmawan ketika dihubungi detikOto, Jumat (13/2/2009).
Ketika ditanya apakah ada kesalahan prosedur penjualan terhadap produk Toyota Rush, Johnny membantah hal tersebut. "Tidak ada kesalahan prosedur penjualan terhadap Toyota Rush, semua baik-baik saja," tegas Johnny.
(ikh/ddn)












































Komentar Terbanyak
Heboh Pajak Mobil-motor di Jateng Tiba-tiba Naik Drastis, Begini Penjelasannya
Opsen Mencekik! Muncul Gerakan Setop Bayar Pajak Kendaraan
Mobil Listrik e-Vitara Dianggap Kemahalan, Suzuki Bilang Begini