5 Kali Parkir Gratis 1 Berlaku Mulai 4 Februari

5 Kali Parkir Gratis 1 Berlaku Mulai 4 Februari

- detikOto
Rabu, 04 Feb 2009 15:08 WIB
5 Kali Parkir Gratis 1 Berlaku Mulai 4 Februari
Jakarta - Dinas Perhubungan (Dishub) Pemprov DKI Jakarta terus berbenah diri untuk mengawasi parkir liar. Programnya kali ini dengan menerapkan insentif parkir on street yakni 5 kali parkir di tempat yang sama, gratis 1 kali parkir.

"Kita Dishub akan melaksanakan insentif parkir mulai 4 Februari 2009," ujar Wakil Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Reza Hasyim kepada detikOto, Selasa (3/2/2009).

Menurut Reza, program insentif akan diterapkan di 4 lokasi parkir percontohan yakni Jl Pecenongan (Jakarta Pusat), Jl Juanda (Jakarta Pusat), Jl Kelapa Gading Boulevard Raya (Jakarta Utara) dan Jl Raden Fatah (Jakarta Selatan). "Program insentif ini selamanya," kata Reza.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Reza menuturkan, pemilihan 4 lokasi parkir itu karena berpotensi menambah pendapatan dan bisa terkontrol. "Agar orang waktu parkir betul-betul mengambil tiket dan menggunakannya. Selain mengurangi kehilangan-kehilangan mobil," jelas Reza.

Reza menambahkan, warga mendapatkan karcis parkir dari juru parkir. Karcis juga akan dibedakan dengan karcis lokasi non uji coba. "Dibedakan dengan warna dan nomor kode karcis," pungkasnya.

Namun di lapangan, kebijakan ini di lapangan membuat bingung para juru parkir. Dinas Perhubungan diminta menjelaskan secara gamblang aturan itu.

"Saya bingung karena tidak dijelaskan. Tiap orang yang parkir, saya kasih karcis biasa atau karcis yang saya dapat dari Dishub. Saya hanya dapat 10 karcis dari Dishub," kata Nurman (53), tukang parkir di depan gedung Bank BNI Pecenongan, Jakarta Pusat.

Nurman menjelaskan, biasanya dia menyerahkan karcis warna biru dengan tarif Rp 2.000 untuk bagi pengendara yang parkir. Sedangkan motor tidak diberi karcis.

Sedangkan karcis dari Dishub, warnanya putih dengan tulisan gratis 1 x parkir dengan warna merah. "Jadi mana ya yang diberi. Seharusnya, kami juru parkir bisa dikumpulkan dan diberi arahan biar mengerti," ujarnya.

Nurman mengaku tidak merasa dirugikan dengan aturan ini. "Yang parkir sampai 5 kali itu jarang. Paling banyak orang parkir sampai 2 kali di sini. Kalau sopir biasanya dikasih karcis. Kalau bos-bos tidak mau. Tatapi setelah ada aturan ini, saya akan kasih ke orang yang parkir sembari saya kasih tahu," beber dia.

Agus (25), pengendara yang parkir menyambut baik aturan baru itu. "Saya baru tahu ada aturan seperti ini tetapi ini positif. Parkir akan bisa lebih tertib. Terus karcis bisa lebih bermanfaat karena dapat ditukar dan 1 kali gratis," kata Agus. (nik/ddn)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads