Hal tersebut disampaikan Deputy Director National Sales and Promotion PT Nissan Motor Indonesia Teddy Irawan ketika dihubungi detikOto, Kamis (15/1/2009).
Meski tak membantu penjualan, namun penurunan harga BBM akan membantu ekonomi khususnya industri otomotif.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pemerintah menurunkan lagi harga BBM mulai 15 Januari 2009. Harga premium turun dari Rp 5.000 per liter menjadi Rp 4.500 per liter. Untuk solar turun dari Rp 4.800 menjadi Rp 4.500 per liter. Penurunan itu diumumkan langsung Presiden Susilo Bambang Yudhoyono awal pekan ini di istana negara.
Menurut Teddy dalam jangka panjang, industri khususnya otomotif tentunya bakal mendapat berkah dari penurunan harga BBM.
"Menurut saya dengan penurunan harga BBM tentunya akan berdampak positif terhadap ekonomi. In the long run hal ini sangat baik buat semua," ujarnya.
(ddn/tbs)











































Komentar Terbanyak
Penjelasan Polisi soal Alphard yang Terobos Zebra Cross di HI Nunggak Pajak
Wujud Mobil Keciduk Isi BBM Subsidi Berulang dalam Sehari, Pakai QR Code Beda-beda
Usulan Biar Pemprov DKI Tetap Dapat Pemasukan meski Pajak EV Rp 0