Padahal sebelumnya diperkirakan pasar mobil premium tidak akan terlalu terpengaruh dengan krisis global.
Seperti yang dikatakan Irwan Yanuar selaku estimator dari butik mobil RHYS yang terletak di Jalan Radio Dalam Raya No. 5-7 Jakarta Selatan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun meski penjualannya melempem, di butik RHYS, mobil premium masih bisa mencapai pangsa pasar sebesar 70 persen selama tahun 2008.
Irwan mengatakan, hal tersebut tak lepas dari permintaan masyarakat yang stabil dari awal tahun sampai akhir tahun 2008.
Sementara itu karena lonjakan ekonomi yang tidak bisa diprediksi akhir-akhir ini, juga berimbas akan kebutuhan harga spare part untuk kelas mobil premium.
Harga kebutuhan spare part mobil kelas premiun akan melonjak sekitar 40 persen pada tahun 2008 ini dan diprediksikan akan terjadi sampai tahun 2009 nanti.
Sementara itu, untuk menjaga agar konsumen tetap memilih produk mobil premium, Irwan dari butik mobil RHYS menyediakan tambahan pelayanan, para pembeli juga akan mendapatkan fasilitas souvenir mug, kaos, payung.
Tidak itu saja, di butik mobil RHYS juga menyiapkan harga khusus untuk LCD, GPS, Sound system plus bagi pembeli yang mobilnya belum diaplikasikan barang gadget tersebut.
(ikh/ddn)












































Komentar Terbanyak
Awas Kaget! Segini Pajak BYD Atto 1 Bila Tak Lagi Dapat Insentif
Naik Gila-gilaan! Intip Perbandingan Harga BBM RON 98 di RI Vs Negara ASEAN
Diduga Mirip Produk China Rp 8 Juta, Kok Bisa Motor MBG Tembus Rp 40 Juta?