Toyota Menuju 2020

Hybrid Toyota terus mendominasi

Toyota Menuju 2020

- detikOto
Kamis, 16 Okt 2008 12:49 WIB
Toyota Menuju 2020
Jakarta - Setelah sukses  dengan Prius, Toyota sepertinya tetap berusaha mendominasi industri otomotif glogal dengan teknologi hybridnya. Karena itulah, Toyota berencana menyediakan varian hybrid diseluruh line up produknya.

Toyota akan menambah varian hybrid secara berkala untuk setiap model produknya dan diharapkan pada awal dekade 2020, semua model Toyota akan memiliki varian hybrid. Hal ini dirasa penting mengingat saat ini semua pabrikan di dunia juga tergiur melihat kesuksesan Prius dipasaran.

Saat ini teknologi hybrid memang dinilai sebagai teknologi masa depan dan merupakan sebuah pilihan yang paling masuk akal untuk meredam dampak buruk mobil terhadap lingkungan. Dan Plug-in hybrid adalah sebuah solusi yang paling dekat untuk diaplikasi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sebab, teknologi ini memungkinkan batere mobil yang sebelumnya hanya mendapat pasokan listrik dari mesin, kini juga dapat menerima pasokan dari jaringan listik rumah tangga. Inovasi ini tentu saja akan lebih meringankan kerja mesin dari sebelumnya. Apalagi batere dengan kapasitas yang lebih besar juga akan ikut diaplikasikan, dan akan membuat mobil jenis ini bisa bergerak hanya dengan tenaga listrik lebih jauh dari hybrid regular.
 
Tapi bagaimana dengan varian 'mobil kecil' yang memang sudah terkenal irit dan bersih. Pada jenis ini Toyota tidak akan menggunakan teknologi hybrid seperti yang ada pada Prius, tapi akan menggunakan teknologi mild hybrid.

Pada intinya teknologi ini membantu 'mobil kecil' saat bergerak pada kecepatan rendah dan meningkatkan kinerja fungsi start-stop. Dan dalam kasus 'mobil kecil' ini, Toyota ternyata memiliki pertimbangan yang cukup masuk akal. Sebab, pabrikan yang sekarang mendominasi penjualan otomotif global ini berpendapat, buat apa menambah sistem yang rumit, komplek dan mahal, kalau pada dasarnya mobil itu sudah efisien.

Dan untuk beberapa tahun ke depan, Toyota sepertinya akan tetap menggunakan jenis batere Nickel Metal Hydride dibandingkan Lithium Ion yang lebih canggih dan lebih ringkas, semata-mata untuk menekan harga, dan membuat teknologi ini jadi lebih terjangkau. Teknologi Fuel cell juga akan jadi pertimbangan Toyota meskipun untuk sekarang, teknologi ini masih menghadapi banyak kendala seperti distribusi dan produksi hydrogen.
(syu/syu)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads