Jakarta - Bayang-bayang krisis global memang menjadi perhatian usahawan dimana-mana. PT Nissan Motors Indonesia (NMI) pun menyikapinya. Namun sama halnya dengan produsen mobil yang lain, NMI tetap optimis, Indonesia takkan jauh terganggu oleh badai krisis yang berpusat di Amerika tersebut. Penilaian itu disampaikan Deputi Direktur Sales & Marketing NMI, Teddy Irawan.
"Penurunan paling hanya 5 sampai 10%," ujar Teddy dalam kesempatan halal bihalal dengan wartawan otomotif di Auto Cafe, Jl MT Haryono No 10, Jakarta, Rabu (15/10/2008). Teddy menambahkan dengan catatan suku bunga kredit dan inflasi bisa dikendalikan, maka makin kecil pengaruh krisis keuangan global berimbas ke pasar di Indonesia.
Sejauh ini, menurut Teddy, angka penjualan yang dialami NMI masih sesuai dengan standar. Tak cuma di dalam negeri, volume ekspor mobil Nissan ke berbagai negara di Asia Tenggara juga masih berjalan dengan baik. βRata-rata dalams ebulan, kami mengekspor 1.000 unit Nissan,β tambah Teddy Irawan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Nissan memang memiliki pabrik perakitan mobil di Indonesia. Letaknya di kawasan Bukit Indah, Purwakarta, dekat dengan Tol Cikampek. Pabrik tersebut didirikan sejak tahun 2005 dan memiliki kapasitas produksi hingga 30.000 unit per tahun. Penetrasi Nissan di Indonesia terlihat kencang dengan 2 produk andalannya, Nissan X-Trail dan Nissan Livina.
(tbs/tbs)
Komentar Terbanyak
Warga Ngeluh Bayar Pajak Kendaraan Dipersulit, 'Nembak' KTP Asli Rp 700 Ribu
Viral 70 Ribu Motor Listrik buat Operasional MBG, Harganya Bikin Kaget!
Konversi 120 Juta Motor Bensin ke Listrik Terancam Gagal, Cuma Jadi Ilusi