Akhir-akhir ini motor rasanya kok boros, kalau pengapiannya masih bagus busi juga masih baru, saya cek di kilometernya 1 liter bensin cuma bisa untuk 50 km..
Pertanyaannya:
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
- Apakah wajar mesin 100cc 1 liter untuk 50 km?
- Berapa rata-rata jarak tempuh untk mesin 100 cc dengan 1 liter bensin?
- Kalau memang boros bagaimana solusi agar lebih irit lgi karena saya merasa untuk mesin 100 cc terlalu boros untuk 1 liter cuma 50 km?
Mohon bantuannya, terima kasih.
Sapta Zulhabib
Jawaban:
Dear Mas Sapta, Langsung saja menjawab pertanyaannya ya.
Sebelumnya saya ingin berbagi bahwa konsumsi bahan bakar bisa boros atau enggak, ada beberapa penyebab, seperti:
- Kondisi jalan yang dilalui, jalanan banyak naik turun atau kebanyakan datar.
- Kondisi lalu lintas
- Suhu/kelembaban udara di sekitar
- Cara pemakaian (tarik ulur gas)
- Berat pengendara
- Usia motor
- Rutinitas dalam perawatan berkala
Untuk menjawab pertanyaan pertama, dengan history motor yang masa pakainya sudah 6 tahun, maka pemakaian BBM 50km/liter merupakan wajar mas, karena saluran-saluran masuknya bahan bakar sudah mengalami perubahan.
Jadi wajar kalau konsumsinya juga berubah dari sejak awal beli motor.
Menyambung pertanyaan kedua, kalau kondisi motor masih usia 1-3 tahun, dengan cc 100cc, biasanya untuk 1 liter bensin dengan kondisi jalan datar dan traffic lancar, bisa menempuh 55-60km.
Lanjut ke pertanyaan ketiga, pada dasarnya sudah irit mas, tapi bisa sih di bikin lebih irit lagi, tetapi dampaknya akan mengurangi tenaga motor, dengan cara mengubah posisi clip pada jarum skep naik 1 tingkat.
Lalu bisa juga dengan membongkar head silinder dan membersihkan kerak-kerak karbon yang menempel.
Demikian jawaban dari saya, semoga bermanfaat.
Terimakasih
Salam detikOto
Andriyanto-Bintang Motor
(ddn/ddn)












































Komentar Terbanyak
Begini Efek Negatif Impor Mobil Pick Up 105 Ribu Unit Senilai Rp 24 T dari India
Impor Pickup India Disebut Lebih Murah, Segini Harganya
Pick Up 4x4 India Jadi Kendaraan Operasional: Biaya Perawatan Mahal-Suku Cadang Terbatas