Untuk bahan pertimbangan saya sudah menambahkan beberapa piranti aftermarket yang menurut saya bertujuan memaksimalkan kinerja mesin/ECU yang berujung pada pembakaran yang sempurna dengan demikian pun BBM yang dipakai sesuai atau tidak mubazir. Saya memakai BBM Pertamax.
Dimulai dengan penggantian air filter aftermarket K&N tanpa mengubah piping, menambah sebuah Proxima seri tertinggi, Pivot Megaraizin+raizin spark, Busi Autolite XP, terakhir penambahan Dastek type Q.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pertanyaannya:
- Apakah angka ini sudah maksimal? Apakah bisa lebih baik? Dengan cara mengendara yang lazim atau tidak berlebihan?
- Apakah benar dengan penggantian oli sintetis racing kinerja mesin lebih baik? Saya saat ini menggunakan oli Mobil 1 fully sinthetic 5-30.
- Kira-kira ada saran supaya mobil untuk penggunaan dalam kota bisa lebih efisien, apakah dengan Pertamax Plus bisa lebih irit lagi?
Mohon pencerahannya.
Terima kasih.
Surya
Jawaban:
Dari pemaparan yang ada, konsumsi BBM mobil Anda sebenarnya sudah berada dalam tingkat ideal atau irit.
Dengan kapasitas mesin (cc) yang tidak kecil, bobot mobil yang lumayan berat serta transmisi otomatis, Saya rasa konsumsi BBM tersebut sudah bisa menyamai mobil dengan cc dibawahnya.
Bisa saja mencoba memakai BBM dengan spesifikasi lebih tinggi misal Pertamax plus toh pasti sudah ada settingan di piggyback nya (Dastek).
Tetapi dugaan saya konsumsi BBM tidak akan jauh berbeda. Pemakaian oli yang sudah dilakukan lebih dari cukup untuk mesin Teananya, tidak perlu ganti lagi.
Salam
Ajat Sudrajat
(ddn/ddn)












































Komentar Terbanyak
Dadan soal Motor MBG: Dulu Klaim di Bawah Harga, Ternyata Di-markup
Hitung-hitungan Penghasilan Ojol Usai Tarif Aplikasi Dipangkas
Ini Gudang Motor Listrik MBG yang Dipesan Dadan Hindayana