- Apakah pergantian dari jenis Premium ke Pertamax secara langsung akan mempengaruhi mesin (dalam arti merusak mesin)?
- Apakah mengganti jenis merek BBM misal dari Pertamax ke Shell atau merek lainnya akan berpengaruh pada performa mesin (merusak mesin)?
- Adakah petunjuk yang baik bagi pengguna mobil untuk merubah jenis dan merek BBM yang digunakan? Seperti harus berapa sering, atau hal lainnya.
Sebagai tambahan info, mobil saya Toyota Avanza bertransmisi otomatis tahun 2010.
Β
Terima kasih
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jawaban:
Penggantian jenis BBM dari BBM yang memiliki nilai oktan rendah ke oktan yang lebih tinggi sebenernya tidak ada persoalan.
Selama kita tahu dan paham akan kebutuhan BBM buat kendaraan kita.
Seperti di artikel yang pernah saya tulis di detikOto, yang harus dijaga adalah jangan sampai mesin yang membutuhkan BBM oktan tinggi diisi dengan BBM beroktan rendah.
Jelas untuk jangka waktu tertentu mesin akan cepat rusak.
Penggantian BBM dari satu merek ke merek lainnya mungkin ketika dirasakan tidak ada persoalan yang berarti terhadap masin.
Seperti halnya ketika kita mengganti oli dengan grade yang sama tetapi berbeda merek.
Namun yang harus diketahui masing-masing produsen BBM walau oktannya sama, dalam kandungan BBM-nya mempunyai aditif yg berbeda. Nah hal ini yang dikhawatirkan bisa mengganggu kinerja mesin.
Tips gonta-ganti BBM:
- Perhatikan spesifikasi mesin dan kebutuhan BBM-nya.
- Usahakan kalau mau mengganti BBM beda merek atau jenisnya (beda oktan) lakukan di saat tangki bensin benar-benar kosong atau sisa bensin tinggal sedikit.
(ddn/ddn)












































Komentar Terbanyak
Permintaan Maaf Pemobil yang Konvoi Zig-zag di Tol Becakayu
Kebut-kebutan di Tol JORR, Endingnya Pajero Sport-BMW Ringsek!
Perpanjang STNK Tahunan dan 5 Tahunan, Duitnya Buat Apa?