Sesuai dengan tema yang diusungnya, tim VJIT akan memfokuskan perjalanan mereka untuk mengeksplorasi daerah-daerah di bagian timur Indonesia menggunakan 4 unit Viar Cross X 200GT. Tim VJIT terdiri dari 4 rider senior yaitu Jenni Jean, Uhi Herlia, Collin Williams dan Deni Sugandi. Sebelumnya, mereka juga turut ambil bagian dalam ekpedisi Viar Jelajah Indonesia.
"Berbeda dari konsep VJI pada tahun 2015 lalu yang lebih fokus pada durability (ketahanan) unit, dalam VJIT kami akan mengeksplorasi keindahan alam Indonesia bagian timur. Selain itu kami juga akan bersilaturahmi dengan komunitas-komunitas yang ada di sana dan memperkenalkan unit Cross X 200GT kepada masyarakat sekitar," ujar Deden Gunawan selaku Corporate Manager Viar Motor Indonesia.
Viar Jelajah Indonesia Timur akan berlangsung selama 1 - 31 Mei 2016. Dimulai dari Bali, kemudian menuju Lombok, Sumbawa, Flores, Larantuka, Lembata, Pantar, Alor, Atambua kemudian kembali ke Bali.
Ketua tim VJIT - Jenni Jean mengungkapkan alasan di balik keinginan mereka menjajal tanah Indonesia bagian timur. "Kami melihat masih banyak masyarakat di sana yang belum tahu bahwa Viar punya motor trail. Kami ingin memperkenalkan unit terbaru Viar yaitu Cross X 200GT kepada teman-teman komunitas yang sempat kami temui di ekspedisi sebelumnya," jelas Jean.
Profil Rider
Jenni Jean (Team Leader)
Wanita pemilik nama lengkap Jenni Tjandra ini mulai mengenal dunia offroad roda dua sejak tahun 2009. Pada tahun 2011, Jean bergabung dengan club Trail Adventure Association Bandung (Trabas) dan terus aktif di berbagai event roda dua terutama offroad.
Wanita kelahiran 20 Mei yang besar di Bandung ini menyandang predikat sebagai female enduro rider paling aktif di dunia offroad. Namanya semakin bersinar setelah berbagai media, baik cetak maupun elektronik menjadikannya sebagai narasumber liputan khusus tentang female enduro rider, khususnya motor trail.
Beragam penghargaan telah diraih oleh wanita penggemar diving ini. Di antaranya: rekor MURI untuk kegiatan Viar Jelajah Indonesia, penghargaan IMI Award untuk kategori The Best Female Enduro tahun 2013 dan 2015. Kali ini, Jean kembali dipercaya sebagai team leader untuk Viar Jelajah Indonesia Timur.
Deni Sugandi (Documenter)
Pria kelahiran Bandung ini mulai aktif di dunia offroad sejak bergabung di Trabas pada tahun 1994. Kecintaannya terhadap alam membuat Deni fokus mendokumentasikan alam bebas sejak 1998. Pada tahun 1999 ia bergabung dengan ekspedisi British World Challange di Pulau Siberut, Kepulauan Mentawai. Deni juga berprofesi sebagai dosen fotografi di salah satu universitas ternama di kota Bandung.
Pada tahun 2000, Deni sempat menjadi asisten pendokumentasian untuk proyek film dokumenter Sumatera Overland - National Geographic Society. Pada 2014-2015, Deni bergabung dengan tim Viar Jelajah Indonesia etape kedua. Ia pun dipercaya untuk mengikuti Viar Jelajah Indonesia Timur sebagai tim dokumenter.
Uhi Herlia (Navigator)
Pria ini lebih dikenal dengan panggilan Mang Uhi atau MU. Pada tahun 1980, Mang Uhi membentuk sebuah komunitas penggemar offroad roda dua. Komunitas inilah yang jadi cikal bakal klub adventure roda dua pertama di Indonesia - Trail Adventure Association Bandung (Trabas). Hingga sekarang, pria kelahiran 8 Agustus ini masih aktif sebagai pembina klub.
Menjelang tahun 90an, Mang Uhi pernah berkunjung ke Amerika Serikat untuk bertemu dengan beberapa komunitas offroad adventure di Amerika dan menjajal jalur yang biasa menjadi "santapan" mereka. Sepanjang tahun 2008 – 2015, Mang Uhi telah menuntaskan 6 kali perjalanan ke Indonesia bagian timur. Tak heran jika kali ini Mang Uhi kembali dipercaya sebagai navigator di ekspedisi Viar Jelajah Indonesia Timur.
Collin Williams (Sweeper and Mechanic)
Pria kelahiran Inggris ini berkenalan dengan kegiatan offroad dan bergabung dengan club Trail Adventure Association Bandung sejak tahun 2000. Hingga kini ia terus aktif terlibat di berbagai kegiatan adventure yang diselenggarakan klub dan menempati posisi sebagai sweeper. Latar belakangnya sebagai ahli mekanik menjadikannya sebagai salah satu sosok yang diandalkan oleh klub dalam berbagai kegiatan offroad.
Sejak 2008, Collin beberapa kali mengikuti kegiatan ekspedisi hingga ke Sumatera. Ia pun sudah menyelesaikan perjalanan ke Indonesia bagian Timur sebanyak 6 kali dari tanah Jawa hingga Timor Leste. Indonesia sudah dianggap sebagai tanah kelahirannya yang kedua. Inilah yang membuat pria kelahiran 17 Juli itu memilih menetap di Indonesia. (adv/adv)












































Komentar Terbanyak
Diklakson Gegara Lane Hogging, Sopir Yaris Ngamuk-Ngajak Ribut
Viral Lexus Berpelat RI 25 Potong Antrean di Gerbang Tol
Kursi Depan JakLingko untuk Prioritas, Tak Semua Orang Boleh Duduk