Speedometer, Odometer, dan Takometer, Apa Bedanya?

Rizki Pratama - detikOto
Senin, 01 Feb 2021 12:58 WIB
Suzuki hari ini memberikan pilihan baru untuk penggila Ertiga di Indonesia dengan meluncurkan Ertiga Sporty.
Perbedaan speedometer, odometer, dan takometer. Foto: Rifkianto Nugroho
Jakarta -

Dalam dunia otomotif istilah speedometer, odometer, dan takometer tentu sudah tidak asing lagi di telinga. Tapi walaupun alat pengukur ini selalu ada di dalam mobil, masih banyak yang belum tahu atau salah kaprah mengenai perbedaan dan fungsinya.

Umumnya ketiga alat pengukur ini ada di panel instrumen kendaraan bermotor. Nah, bagi Anda yang ingin tahu lebih jelas apa dan bagaimana kerja speedometer, odometer, dan takometer ini, kebetulan di situs resmi Suzuki ada jawabannya untuk Anda. Berikut uraiannya.

1. Speedometer

Speedometer mungkin menjadi istilah yang paling umum dan dikenali banyak orang. Tak sedikit orang yang mengatakan satu paket alat pengukur ini sebagai speedometer. Padahal berdasarkan namanya ia hanyalah alat pengukur kecepatan dalam hitungan kilometer per jam. .

Ada dua jenis speedometer yang tersedia saat ini, analog dan digital. Speedometer analog menggunakan cara kerja yang menggunakan roda bergigi. Roda gigi ini terhubung dengan poros roda yang dilengkapi jarum sebagai penunjuk kecepatan saat berkendara.

Speedometer analog mempunyai indikator kecepatan mulai dari angka 0 hingga batas maksimum yang terdapat pada kendaraan. Analog jenis ini dioperasikan melalui kabel yang dilengkapi pula dengan kawat kaca, bahkan harga jual speedometer analog ini sangat terjangkau di dealer resmi.

Sedangkan speedometer digital dirancang dengan kombinasi pulsa magnetik dan pulser. Pulsa magnetik dan pulser terletak di sistem gigi (roda). Cara kerjanya yaitu pada saat roda berputar akan melewati sistem gir yang dapat memutar kawat kopel pada instrument cluster pada mobil.

Pada Instrument cluster terdapat kawat speedometer yang akan memutar roda berlubang. Optokopler pada roda yang akan menghasilkan sinyal logic 1 sehingga dapat mengkalkulasi angka. Kelebihan jenis ini yaitu dapat membaca angka dengan lebih tepat.

2. Odometer

Alat ukur satu ini berfungsi untuk mengukur jarak tempuh kendaraan dalam satuan kilometer. Informasi mengenai jarak tempuh ini biasanya digunakan sebagai takaran waktu perawatan mobil.

Sama seperti speedometer, odometer juga mempunyai 2 jenis cara kerja. Pertama cara kerja mekanik (analog) dan kerja elektronik (digital).

Alat ukur jarak dengan cara kerja mekanik bekerja dengan mengandalkan bundaran yang berputar (bergerak) dengan sistem mekanik. Sebaliknya, apabila menggunakan sistem elektronik angka-angka sudah dimunculkan pada layar elektronik panel meter.

3. Takometer

Terakhir adalah takometer yang mungkin terdengar asing bagi sejumlah orang, tapi selalu ada menemani speedometer dan odometer. Takometer berfungsi untuk mengukur kecepatan putaran mesin yang dihitung dalam satuan revolution per minute (rpm).

Cara kerja takometer menggunakan dial dan jarum yang menunjukkan angka sekaligus sebagai indikator tingkat aman dan bahaya. Takometer kini juga sudah banyak dibuat dalam format digital agar lebih mudah dibaca dan lebih presisi.



Simak Video "Jangan Asal! Ini Cara Memoles Mobil yang Tepat"
[Gambas:Video 20detik]
(rip/rgr)