Ada Demo Tolak Omnibus Law: Pengguna Jalan Wajib Waspada dan Siap-siap Putar Balik

Rangga Rahadiansyah - detikOto
Kamis, 08 Okt 2020 11:29 WIB
Memasuki masa transisi PSBB pekan kedua, perkantoran di Jakarta mulai dibuka, Senin (8//6/2020). Arus lalu lintas di Jalan Jenderal Sudirman terpantau padat.
Ada Demo Hari Ini, Pengendara Harus Apa? (Rengga Sancaya/detikOto0
Jakarta -

Hari ini massa mahasiswa melakukan aksi demonstrasi menolak Omnibus Law. Aksi mahasiswa dilakukan di jalan sehingga berpotensi mempengaruhi lalu lintas. Lalu, apa yang harus dilakukan pengendara saat ada aksi demonstrasi?

Andry Berlianto, praktisi defensive driving, memberikan tips untuk pengendara yang ingin beraktivitas hari ini di saat banyak mahasiswa melakukan demonstrasi. Andry menyarankan, pengendara sebaiknya selalu up to date dengan berita terkini kondisi demo hari ini.

"Ketahui situasi lalu lintas dengan mengikuti perkembangannya, bisa lewat TV, radio, media sosial dan lain-lain," kata Andry kepada detikcom, Kamis (8/10/2020).

Andry juga menyarankan agar pengendara sebaiknya pilih jalur dengan risiko terkecil untuk beraktivitas hari ini. Memilih jalur dengan risiko terkecil perlu dilakukan untuk mengantisipasi jika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

"Jika melihat dari kejauhan ada massa bergerak, upayakan mencari arah putar balik agar tidak terjebak di dalamnya," saran Andry.

Selain itu, pengendara juga harus selalu menerapkan cara berkendara yang aman. Perlengkapan berkendara seperti helm sepeda motor atau sabuk pengaman di mobil harus tetap digunakan. "Sebagai bagian dari perlindungan tubuh pengendara," ucapnya.

Untuk mengantisipasi kemacetan lalu lintas hari ini akibat aksi demonstrasi mahasiswa, polisi telah menyiapkan rekayasa lalu lintas. Rekayasa lalu lintas disiapkan di dua titik di Jakarta, yakni di sekitar Gedung DPR/MPR dan sekitar Istana Negara.

Berikut rekayasa lalu lintas di sekitar Istana Negara:

1. Arus lalu lintas dari Jalan Veteran Raya yang akan menuju Jl Veteran III diluruskan ke TL Harmoni.
2. Arus lalu lintas dari Jalan Medan Merdeka Timur yang akan menuju ke Jalan Medan Merdeka Utara dibelokkan ke kanan ke Jalan Perwira.
3. Arus lalu lintas dari Jl Ridwan Rais yang akan menuju ke Jalan Medan Merdeka Selatan diluruskan ke Jalan Medan Merdeka Timur.
4. Arus lalu lintas dari Jl MH Thamrin yang akan menuju ke Bundaran Patung Kuda dibelokkan ke kiri atau ke kanan ke Jl Kebon Sirih.
5. Arus lalu lintas dari Jl Abdul Muis yang akan belok kiri ke Jl Budi Kemuliaan diluruskan ke Jl Fachrudin dan arus lalin dari Jl Fachrudin yang akan belok kanan ke Jl Budi Kemuliaan diluruskan ke Jl Abdul Muis
6. Arus lalu lintas dari Jalan Tanah Abang II yang akan lurus ke Jl Museum dibelokkan ke kiri maupun ke kanan, arus lalu lintas dari Jl Majapahit yang akan belok ke kiri ke Jl Museum diluruskan ke Jl Abdul Muis dan arus lalu lintas dari Jalan Abdul Muis yang akan belok kanan ke Jalan Museum diluruskan ke Jl Majapahit.
7. Arus lalu lintas dari Jl Hayam Wuruk yang akan lurus ke Jl Majapahit dibelokkan ke kiri ke Jl Juanda dan arus lalu lintas dari Jl Veteran Raya yang akan belok ke kiri ke Jl Majapahit diluruskan ke Jl Suryo Pranoto maupun dibelokkan ke kanan Jl Gajah Mada.

Berikut rekayasa lalin di sekitar DPR:

- Arus lalu lintas dari Jl Palmerah Timur arah Jl Gelora diluruskan ke Jl Tentara Pelajar
- Arus lalu lintas dari Jl Gerbang Pemuda arah Jl Gelora Dibelokkan ke kiri Jl Asia Afrika
- Arus lalu lintas dari Tol Dalam Kota yang akan keluar di off ramp Pulo Dua diluruskan ke arah Tol Tomang
- Arus lalu lintas dari Jl Gerbang Pemuda arah Jl Gatot Subroto diputar balik ke Doorbrak depan Pintu 10 mengarah Jl Gerbang Pemuda kembali.



Simak Video "Tolak Omnibus Law, Mahasiswa di Kendari Berkemah di DPRD Sultra"
[Gambas:Video 20detik]
(rgr/din)