Kamis, 27 Sep 2018 14:26 WIB

Awas SPBU Rentan Terbakar, Matikan Mesin dan Jangan Main HP

Rizki Pratama - detikOto
Ilustrasi SPBU terbakar di Sidoarjo beberapa waktu lalu (Foto: Deni Prastyo Utomo) Ilustrasi SPBU terbakar di Sidoarjo beberapa waktu lalu (Foto: Deni Prastyo Utomo)
Indramayu - Mengisi bahan bakar sudah menjadi rutinitas pemilik kendaraan bermotor. Keluar masuk SPBU tentu sudah tidak asing lagi bagi anda yang ingin mengisi bahan bakar.

Nah Otolovers tentu sering ga memperhatikan peringatan mengenai larangan saat berada di SPBU. Tidak boleh merokok, menyalakan mesin saat pengisian bahan bakar, dan menggunakan telepon genggam.



Semua itu tentunya bertujuan untuk menghindari kecelakaan yang disebabkan oleh energi panas yang bisa dihantarkan melalui berbagai medium seperti percikan langsung atau radiasi lewat udara.

"Sinyal dari handphone itu dihantarkan melalui udara yang mana bisa memicu api yang berasal dari uap gas saat pengisian bahan bakar," ujar External Communication Manager Pertamina, Arya Dwi Paramita.

Selain aturan yang tertera di setiap SPBU sebenarnya motor bodong atau yang dirombak juga dilarang masuk dan mengisi BBM karena berisiko bahaya juga. "Seperti yang beberapa hari lalu terjadi di Padang. Berdasarkan informasi yang saya dapat dari sana itu karena tangki mesin angkot yang menyebabkan kebakaran itu sudah diubah sehingga terjadi kebocoran dan menyebabkan kebakaran," ungkap Arya.



Arya berharap konsumen lebih peduli dan patuh terhadap aturan dan larangan saat berada di area SPBU demi keamanan, kenyamanan, dan keselamatan semua orang. "Jika anda mengisi BBM sudah benar tapi ada konsumen lain yang terlihat melanggar langsung tegur saja karena keselamatan Anda terancam oleh orang-orang yang tidak mengindahkan aturan tersebut," tutup Arya.



Tonton juga 'Horor! Mobil Terbakar di SPBU saat Isi Pertalite':

[Gambas:Video 20detik]

(ddn/ddn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed