ADVERTISEMENT
Minggu, 02 Sep 2018 13:15 WIB

Pilih Oli yang Pas untuk Kendaraan, Perhatikan Ini

Rizki Pratama - detikOto
2 1. Mengenali Material Oli dari Bahan Dasarnya
Halaman 2 dari 5
Foto: Rachman Haryanto Foto: Rachman Haryanto

Jenis pertama adalah oli mineral. Oli ini terbuat dari minyak bumi yang telah diolah dan disempurnakan lalu ditambah dengan zat-zat aditif untuk meningkatkan kemampuan dan fungsinya.

Beberapa pakar mesin menyarankan agar kendaraan yang telah biasa menggunakan oli mineral selama bertahun-tahun untuk tidak langsung menggantinya dengan oli sintetis. Alasannya adalah oli sintetis pada umumnya mengikis deposit (sisa) yang ditinggalkan oli mineral sehingga deposit tadi terangkat dari tempatnya dan mengalir ke celah-celah mesin sehingga mengganggu pemakaian mesin.

Selnjutnya ada oli sintetis. Oli ini biasanya terdiri atas Polyalphaolifins dari bagian terbersih pemilahan hasil oli mineral, yakni gas. Senyawa ini kemudian dicampur dengan oli mineral. Inilah mengapa oli sintetis bisa dicampur dengan oli mineral dan sebaliknya.

Basis yang paling stabil adalah polyol-ester, yang paling sedikit bereaksi bila dicampur dengan bahan lain. Oli sintetis cenderung tidak mengandung bahan karbon reaktif. Senyawa ini sangat tidak bagus untuk oli karena cenderung bergabung dengan oksigen sehingga menghasilkan acid (asam). Pada dasarnya, oli sintetis didesain untuk menghasilkan kinerja yang lebih efektif dibandingkan dengan oli mineral.

(rgr/ddn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com