Berita Otomotif Terbaru Dalam Dan Luar Negeri
Senin 12 Juni 2017, 07:44 WIB

Rem Blong, Sopir Enggak Bisa Begitu Saja Disalahkan

Khairul Imam Ghozali - detikOto
Rem Blong, Sopir Enggak Bisa Begitu Saja Disalahkan Sebuah Truk Fuso jenis tronton melindas Toyota Avanza di Bandung. Penyebab kecelakaan itu diduga rem blong truk.Foto: Dok. Polres Cimahi
Jakarta - Masih ingat tabrakan beruntun yang merenggut 11 korban jiwa di Ciloto, Puncak, Jawa Barat, atau kecelakaan truk dan bus lainnya yang disebabkan rem blong? Dalam kecelakaan tersebut biasanya si sopir menjadi tersangkanya.

Namun kecelakaan akibat rem blong kata Safety Riding & Safety Driving Ditlantas Polda Metro Jaya, Aiptu Bambang Margono, tidak bisa begitu saja menyalahkan si sopir, karena rem blong dapat terjadi bukan hanya karena kelalaian si sopir.

"Sopir enggak bisa gitu saja disalahkan, kalau si sopir sudah mengecek minyak rem ke teknisi. Karena setiap perusahaan bus pasti punya teknisi. Jadi si sopir bisa membela dirinya sendiri kalau terjadi hal seperti itu, kan sudah laporan (mengecek bus) ke teknisi," ujarnya kepada wartawan, di Senayan, Jakarta.

Menurut Bambang, teknisinya lah yang bersalah dan bertanggung jawab atas kecelakaan akibat rem blong, jika si sopir sudah melakukan pengecekan ke teknisi tersebut.

"Kalau si teknisi bilang, sudah pakai saja, tanpa diperiksa terlebih dahulu, si sopir wajib menanyakan dan berhak untuk menaruh risiko kecelakaan kepada si teknisi," tuturnya.

Jika sopir sudah mengecek kendaraannya sebelum jalan, dan teknisi sudah melakukan kewajibannya mengecek kendaraan, tapi tetap terjadi kecelakaan, maka bisa saja atasannya yang bersalah.

"Teknisi sudah minta dibelikan bahan-bahan atau part-part yang dibutuhkan, tapi enggak dibelikan, itu bosnya yang kena, teknisinya lepas. Kecuali kalau human error ya, kayak mabuk atau mengantuk," pungkasnya. (khi/ddn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed
FJB Otomotif +