"Cukup ganti knalpot, tenaga mesin saya jamin naik," ujar Associate Director PT Standard Adi Knalpot Indonesia Ben Yamin Iritanto kepada detikOto.
Ben memberikan salah satu contoh seperti paket knalpot SUV Mitsubishi Pajero Sport. Nah, agar tenaga mesin naik, penggunanya harus rela membuang knalpot Pajero bawaan pabrik.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dengan demikian, seperti yang dijelaskan Ben jika tenaga Mitsubishi naik sebanyak 5,1 Hp sementara torsinya naik 7,9 Nm (setelah setelan angin dan gas disetting ulang). "Sudah kita uji di dyno test dan hasilnya demikian," pungkas pria asli Jatim itu.
Tapi memang ada efek negatif dari penggunaan knalpot yang tidak sama dengan bawaan pabrik ini. Emisi gas buang mobil menjadi bertambah sesuai pertambahan tenaga mesin. Ben sendiri mengakui gas buang lebih kotor dari bawaan pabrik. "Tetapi masih dalam ambang batas normal dan tidak menyalahi aturan pemerintah," yakin pria berusia 45 tahun itu.
Lalu berapa biayanya pak? Untuk SUV Mitsubishi Pajero Sport, Ben menghargainya Rp 9 juta sekaligus ongkos pasang. Selain untuk Mitsubishi Pajero, dirinya juga menyediakan sepaket knalpot stainless Honda Jazz, Nissan Livina, Kijang Innova diesel, Suzuki Swift, Toyota Avanza dan model lainnya. Dengan daya mesin yang bisa dikorek lagi sekitar 5-7 hp dan torsi bisa bertambah 7-14 Nm tergantung mobilnya.
Standard Adi Knalpot Indonesia
Jalan Gunung Sahari Raya No. 34 Jakarta
021 625-2934 dan 0816-1103897
(ddn/ddn)










































