Masih dari pemilik bengkel Twin Garage, Ajat Sudrajat, yang berbaik hati mau memberikan beberapa hal yang harus diperhatikan selama perjalanan mudik. Apa-apa saja?
Pertama, pahami dan pelajari rute yang akan ditempuh, termasuk juga jalan-jalan alternatifnya. Lebih bagus kalau punya peta GPS, karena alat ini cukup membantu dalam perjalanan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selama di perjalanan, jaga emosi terutama ketika menghadapi jalan macet, tetaplah berada di jalur yg benar, karena menerobos atau melawan arus justru akan memperparah kemacetan.
Begitu juga ketika di jalan tol hindari penggunaan bahu jalan, saat musim mudik lalu lintas tol begitu padat dan cukup banyak mobil yang mogok atau istirahat menggunakan bahu jalan.
Jangan memaksakan terus mengemudi kalau sekiranya merasa lelah. Agar terhindar dari kelelahan, berkendara maksimal 12 jam dalam satu hari. Dengan waktu menyetir selama 6 jam non-stop dan waktu istirahat antara 30-60 menit.
"Itu pun dengan catatat, sebelum berkendara badan sudah cukup beristirahat selama 6-8 jam," papar Ajat.
Intinya, ketahuilah jam biologis diri kita masing-masing. "Misalnya saya lebih nyaman nyetir malam hari karena terbiasa tidur jam 2 pagi, tentu hal ini berbeda-beda untuk setiap orang," tambahnya.
Terakhir, pilih-pilihlah tempat istirahat yang nyaman dan aman. Pilihlah tempat beristirahat yang ramai dan sebisa mungkin lengkap fasilitasnya. Biasanya, masing-masing ATPM menyediakan posko mudik.
"Kalau tidak menemukan posko mudik, bisa di rumah makan atau masjid, itu sudah cukup nyaman dan aman," tutup Ajat.
Jadi, selamat menikmati perjalanan mudik Anda!
(bgj/ddn)












































Komentar Terbanyak
Nasib! Harga BBM Naik, Mobil Listrik Malah Nggak Gratis Pajak Lagi
Isi Surat Edaran Mendagri, Minta Gubernur Se-Indonesia Bebaskan Pajak EV
Provinsi yang Bakal Kenakan Pajak buat Mobil-Motor Listrik