Biasanya, hal tersebut terjadi karena beberapa hal, seperti setelan pengapian yang kurang tepat karena celah busi yang terlalu lebar atau tidak seperti ukuran standar yang disarankan pabrikan.
Knalpot nembak juga bisa terjadi karena setelan kerenggangan katup atau klep terlalu kuat atau rapat. Juga bisa disebabkan karena karburator atau injektor tersumbat atau setelan angin karburatornyanya tidak tepat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kemudian, periksa juga setelan karburator, seperti setelan angin dan pelampung. Karena bila setelannya tidak pas, menyebabkan campuran bahan bakar dan udara menjadi tidak seimbang.
Terakhir, periksa setelan katup atau klep. Karena bila setelan klep yang terlalu rapat menyebabkan klep tidak menutup sempurna dan terjadi kebocoran kompresi, sehingga tarikan lemah dan putaran mesin tidak stabil.
(bgj/ddn)












































Komentar Terbanyak
Heboh Pajak Mobil-motor di Jateng Tiba-tiba Naik Drastis, Begini Penjelasannya
Opsen Mencekik! Muncul Gerakan Setop Bayar Pajak Kendaraan
Mobil Listrik e-Vitara Dianggap Kemahalan, Suzuki Bilang Begini