Bisa dibayangkan kalau ban tidak dirawat dengan baik. Karenanya, agar tetap
berfungsi optimal, mari kita rawat ban mobil kita.
Tekanan angin dan kedalaman kembangan ban, sejatinya harus selalu rutin di
periksa. Lakukan dalam keadaan ban masih dingin ketika hendak memeriksa tekanan angin.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lakukan pemeriksaan tekanan udara pada ban dengan menggunakan cara yang benar, gunakanlah alat tepat untuk mengetahui tekanan angin yang benar dan simpan di tempat yang aman.
Sedikit perhatian, untuk mengetahui besaran tekanan angin ban ideal, bukan
dilihat dari angka yang tertera pada sisi ban, karena disitu untuk menunjukan tekanan angin maksimum ban.
Tekanan angin yang direkomendasikan dapat dilihat pada stiker (tire placard) yang pada kendaraan maupun buku manual. Di beberapa mobil tekanan angin rekomendasi ditempel di pintu bagian pengemudi.
Nah, kurangnya tekanan angin pada ban juga ternyata berpengaruh terhadap
konsumsi bahan bakar sebuah mobil. karena dengan berkurangnya tekanan angin, maka hambatan mobil bertambah. Jika mobil akan melaju di jalan tol atau akan dimuati beban banyak, hendaknya tambah tekanan angin hingga 2-3 psi saja.
Selain itu, kita juga perlu mengerti kode-kode yang tertera pada sebuah ban. Untuk itu, mari kita ulas satu persatu.
Misalkan tertera kode 205/55 R16 91V pada sebuah ban. Bisa diartikan, 205 adalah lebar penampang ban (mm), 55 adalah aspek rasionya (%), R adalah konstruksi ban jenis radial, 16 menandakan diameter pelk, 91 indeks beban, serta simbol kecepatan maksimum adalah V.
(bgj/ddn)












































Komentar Terbanyak
Heboh Pajak Mobil-motor di Jateng Tiba-tiba Naik Drastis, Begini Penjelasannya
Opsen Mencekik! Muncul Gerakan Setop Bayar Pajak Kendaraan
Mobil Listrik e-Vitara Dianggap Kemahalan, Suzuki Bilang Begini