Jangan Panik, Ini Cara Mudah Atasi Mesin Motor yang Overheat

Ilham Satria Fikriansyah - detikOto
Sabtu, 14 Mei 2022 11:23 WIB
Petugas memeriksa kendaraan pemudik yang melintas di Jalur Selatan Pos penyekatan leter U Gentong, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, Rabu (12/5/2021). H-1 Idul Fitri 1442 H merupakan puncak arus mudik di jalur Selatan dan petugas di posko penyekatan mudik Lingkar Gentong memutarbalikkan ribuan pengendara roda dua yang hendak mudik ke arah Tasikmalaya, Ciamis dan Jawa Tengah. ANTARA FOTO/Adeng Bustomi/nz
Ilustrasi pengendara motor Foto: ANTARA FOTO/ADENG BUSTOMI
Jakarta -

Tak hanya dialami oleh mobil, sepeda motor pun juga bisa mengalami overheat atau panas berlebih pada bagian mesin. Tentu, hal ini tidak diinginkan oleh setiap pengendara motor karena bisa merusak komponen mesin.

Ada sejumlah penyebab mesin motor mengalami overheat, mulai dari piston yang terlalu rapat sehingga menyebabkan clearance piston tidak bergerak leluasa. Faktor lainnya karena oli motor yang tidak mengalir dengan baik, sehingga komponen mesin tidak bisa dilumasi secara maksimal.

Namun tidak perlu khawatir, ada sejumlah tips ketika mesin motor yang tiba-tiba mengalami overheat. Dikutip dari laman Astra Motor, berikut ini sejumlah cara mengatasi mesin motor yang tiba-tiba mengalami panas berlebih.

1. Tepikan Motor Terlebih Dahulu

Hal pertama yang harus kamu lakukan saat sepeda motor mengalami overheat adalah dengan menepikannya terlebih dahulu dan mematikan mesinnya. Hal ini penting dilakukan agar overheat tidak berlanjut terus menerus dan berdampak terhadap kondisi mesin motor kamu nantinya.

Untuk itu, ketika suhu mesin pada motor sudah mulai berlebihan sebaiknya untuk berteduh dan beristirahat sesaat agar tidak menimbulkan kerusakan pada komponen motor yang lain.

2. Periksa Kondisi Mesin pada Kendaraan

Selanjutnya, kamu bisa mengecek kondisi mesin motor. Apakah masih dalam kondisi aktif atau sebaliknya? Sebab, pada beberapa kasus overheating yang cukup parah dapat membuat mesin tiba-tiba mati total. Selain itu, kamu juga bisa mengalami kondisi di mana mesin motor masih menyala namun kendaraan tidak bisa dijalankan.

Jika sudah demikian, kamu bisa mencari bantuan pada bengkel motor terdekat untuk mengetahui kendala apa yang sebenarnya dialami.

Thomas Wijaya Marketing Director AHM, Toshiyuki Inuma President Director AHM, Atsushi Ogata Executive Director of Asian Honda Motor, Co, Ltd, Johannes Loman Executive Vice President Director AHM, Mutsuo Usui Marketing Director AHM saat meluncurkan All New Honda BeAT di Jakarta, Kamis (16/1/2020). All New Honda Beat ini punya desain yang sporty, dengan lekuk body yang tajam dengan menggunakan sasis dan mesin baru.Ilustrasi mesin motor Foto: Agung Pambudhy

3. Cek Kondisi Piston Motor

Komponen kendaraan selanjutnya yang harus diperhatikan adalah piston. Piston sendiri merupakan salah satu perangkat pada kendaraan yang memiliki fungsi berkaitan dengan proses pembakaran.

Seringkali ditemukan bahwa kondisi overheat pada motor disebabkan oleh piston yang terlalu rapat. Hal ini dapat memicu saluran pelumasan oli yang terhambat dan menyebabkan mesin cepat panas.

4. Gunakan Cairan Pendingin Radiator Motor

Langkah selanjutnya untuk mengatasi motor yang overheating adalah dengan menggunakan cairan pendingin untuk radiator. Kamu bisa standby dan membawa cairan ini kapan pun dalam bagasi terutama saat akan berkendara jarak jauh.

5. Dinginkan Sepeda Motor

Apabila motor benar-benar sudah mengalami overheating dan kamu tak tahu apa yang harus dilakukan, cara paling aman adalah dengan berhenti sejenak dan mengistirahatkan sepeda motor sampai kondisinya kembali normal.

Perlu diingat, jangan pernah memaksakan berkendara dengan kondisi mesin motor yang mengalami panas berlebih. Seperti yang telah disampaikan di atas, hal ini dapat memicu timbulnya kerusakan pada komponen-komponen lain bahkan hingga mesin mati total.

Apabila mesin sudah mati total dan tak bisa dihidupkan, hal ini tentu akan merugikan diri kamu sendiri. Mulai dari motor yang tak bisa dipakai hingga biaya servis yang akan lebih mahal, karena peranti yang rusak sudah sangat fatal.



Simak Video "Agar Rem Motor Matic Tidak Blong, Ini Tips Mengurangi Kecepatan di Turunan"
[Gambas:Video 20detik]
(lth/lth)