Merawat Motor di Musim Hujan, Begini Caranya Supaya Kendaraan Enggak Rewel

Luthfi Anshori - detikOto
Senin, 04 Okt 2021 17:51 WIB
Sejumlah titik di DKI Jakarta terpantau hujan siang ini. Beberapa pemotor ada yang berteduh sampai memakan jalan.
Cara merawat sepeda motor di musim hujan. Foto: Andhika Prasetia/detikcom
Jakarta -

Hujan mulai turun di sejumlah wilayah di Jabodetabek. Dalam menghadapi musim hujan, pengguna sepeda motor tentunya harus makin waspada dalam berkendara di jalan. Selain itu, perlu diperhatikan juga perawatannya, sehingga kondisi motor tetap terjaga dengan baik.

"Menghadapi kondisi hujan, bagi pengendara sepeda motor harus lebih berhati-hati saat di jalan. Tidak hanya itu, merawat motor pun harus dilakukan di musim hujan agar terhindar dari kondisi yang mengganggu fungsi motor untuk digunakan beraktivitas," ungkap Muslian, Manager Service Main Dealer Yamaha PT Thamrin Brothers, dalam keterangan resminya.

Berikut tips perawatan sepeda motor saat musim hujan:

1. Menjaga kebersihan sepeda motor

Disarankan motor dibilas setelah terkena hujan. Selain membuat kondisinya lebih bersih dan enak dipandang, tujuan lainnya agar terhindar dari gangguan pasir atau kotoran-kotoran yang dapat merusak komponen pada sepeda motor. Membersihkan motor setelah kena air hujan juga bertujuan agar komponen besi dan logam di motor tidak terserang karat atau korosi.

2. Cek rantai (khusus motor penggerak rantai)

Dikarenakan terkena air hujan maka rantai menjadi cepat kering dan mudah berkarat, oleh sebab itu jika sudah terkena hujan sebaiknya rantai dicek dan dapat dilumasi dengan pelumas khusus rantai.

3. Cek busi

Jika motor terpaksa melewati genangan yang cukup tinggi, sebaiknya pastikan mesin dalam keadaan mati. Tetapi jika terlanjur melewati genangan tersebut yang mengakibatkan motor mogok, maka bisa jadi terdapat masalah di sistem pengapiannya. Lakukan pengecekan busi, kepala busi, dan kap busi. Dan jika sudah terkena air disarankan untuk dilepas kepala businya lalu dibersihkan dan dikeringkan, lalu dipasang kembali.

4. Ban

Cek kondisi ban dan pola kembang ban dengan mengecek tekanan udara ban. Diharapkan kondisi tekanan ban tidak terlalu tinggi dan tidak terlalu rendah serta pastikan ban tidak gundul agar terhindar dari sliding yang membahayakan pengendara saat musim hujan.

5. Knalpot

Jika melewati genangan air terutama yang cukup tinggi yang menyebabkan air bisa masuk ke knalpot, maka motor bisa mogok. Dan apabila knalpot sudah masuk dan terendam air disarankan untuk tidak langsung menghidupkan motor. Kamu bisa menghubungi bengkel terdekat untuk menanganinya.

6. Kampas rem

Apabila kampas rem terkena air hujan terutama dengan intensitas yang cukup lama, maka mengakibatkan timbul bunyi. Untuk perawatan cukup mudah yaitu dengan cara dilepaskan komponennya lalu dikeringkan dan dibersihkan. Jika kampas rem mengalami aus, sebaiknya diganti. Namun jika konsumen kurang paham cara untuk melepas komponen tersebut dapat mengunjungi bengkel terdekat.

(lua/din)