Pelajaran dari Pemotor Wanita Tewas Ditabrak Moge di Bintaro

Rangga Rahadiansyah - detikOto
Senin, 02 Agu 2021 07:30 WIB
Jakarta -

Kecelakaan nahas terjadi di Pondok Aren, Bintaro, Tangerang Selatan, kemarin. Seorang pemotor wanita tewas setelah ditabrak pengendara motor gede (moge).

Peristiwa itu terjadi pada Minggu (1/8/2021) pagi di depan Hotel Santika, Bintaro, Tangerang Selatan. Kanit Laka Lantas Polres Tangerang Selatan Iptu Nanda Setya Pratama menyebut pengendara wanita tersebut diduga mengurangi kecepatan saat hendak berbelok ke arah kiri jalan.

Dari rekaman CCTV, terlihat pengendara Honda BeAT yang merupakan seorang wanita sempat memperlambat laju motornya, tampaknya untuk menepi ke kiri. Namun kemudian datang pengendara moge dan terjadi tabrakan.

"Iya betul, betul itu kan ada lurus ada belok kiri, nah itu kayaknya simpang motor Beat ini itu mungkin hampir kelewat. Akhirnya tiba-tiba ngurangin kecepatan mau belok ke kiri," jelas Nanda kepada wartawan, Minggu (1/8/2021).

Dari arah belakang, pengendara moge yang sedang Sunmori (Sunday morning ride) juga melintas di jalan tersebut. Lantaran kurang waspada, pengendara moge pun menabrak motor Honda Beat milik sang pengendara wanita.

Terlihat kedua motor tersebut terseret beberapa meter ke depan. Kemudian, banyak pengendara lainnya yang berhenti di tengah jalan.

Dari kecelakaan yang menewaskan pemotor wanita ini, ada pelajaran yang bisa dipetik agar tidak terjadi lagi kecelakaan serupa. Utamanya, menurut Praktisi keselamatan berkendara yang juga Senior Instructor Safety Defensive Consultant Indonesia (SDCI), Sony Susmana, adalah menyesuaikan kecepatan, tidak terlalu lambat juga tidak terlalu ngebut.

"Sesuaikan kecepatan kendaraan dengan lalu lintasnya atau aturan undang-undang yang berlaku. Karena kecepatan kendaraan yang lebih pelan dapat mengakibatkan tabrak belakang dan kecepatan yang lebih kencang bisa tabrak depan," kata Sony kepada detikcom, Senin (2/8/2021).

Menurut Sony, sepeda motor harus digunakan bertahap karena pengendara butuh orientasi. Terutama adaptasi terhadap power mesin, kemampuan rem dan keseimbangan. Cepat atau lamanya pengendara dalam beradaptasi tergantung kemampuannya dalam memahami tingkat bahayanya.

Soal kecelakaan yang menewaskan pemotor wanita di Bintaro, Sony menekankan untuk menghindari menyeberang dengan teknik memotong jalan, karena risikonya tinggi.

"Kecuali ada rambu-rambunya yang dapat membantu. Memotong jalan harus dilakukan bertahap dan minimal berjarak 50 meter. Jadi lebih baik cari putar balik di depannya sekalipun lebih jauh," ujar Sony.

Yang penting juga adalah penggunaan alat pelindung diri (APD) saat berkendara. Untuk sepeda motor, pengendara utamanya menggunakan helm saat berkendara.



Simak Video "Rekaman CCTV Pengendara Moge Tabrak Pemotor Wanita di Bintaro"
[Gambas:Video 20detik]
(rgr/din)