3 Penyebab Ban Tubeless Motor Sering Kempis

Tim detikcom - detikOto
Senin, 08 Mar 2021 18:27 WIB
Yamaha meluncurkan Mio Reborn di Jakarta, Sabtu (14/10/2017). Tidak hanya tampilannya yang berubah, beberapa fitur telah disematkan Yamaha untuk menyempurnakan motor skutik yang dinamai Mio S Tubless & Ban Lebar tersebut.
Ilustrasi ban tubeless motor. Foto: Ruly Kurniawan
Jakarta -

Ban tubeless kini digunakan sebagian besar produk motor di Indonesia lantaran lebih praktis dibanding ban biasa, yang masih menggunakan lapisan ban dalam. Selain itu ban tubeless juga lebih gampang ditambal jika mengalami kebocoran, sebab bisa ditambal dari permukaan ban luar.

Kendati demikian, ban jenis tubeless juga tidak bisa lepas dari masalah ban pada umumnya, seperti sering kempis karena udara keluar secara perlahan.

Dikutip dari laman Wahana Honda, ada 3 penyebab utama ban tubeless motor sering kempis. Apa saja?

1. Kondisi pentil ban motor yang kendur

Ban tubeless juga kempis sewaktu-waktu. Salah satu faktornya dipengaruhi pentil ban yang mungkin terpasang kurang rapat atau agak kendur. Kondisi ini dapat membuat udara yang ada di dalam ban perlahan keluar ketika motor dikendarai.

Untuk itu jika Anda baru mengisi udara pada ban motor, pastikan selalu mengecek apakah pemasangan pentilnya sudah cukup rapat? Caranya bisa dengan mengoleskan air di ujung pentil. Jika terdapat gelembung udara yang keluar artinya pemasangan pentil ban kurang rapat.

Selain itu, usia pentil ban motor juga dapat mempengaruhi daya kekuatannya dalam menahan atau menutup udara. Sehingga jika memang dirasa sudah terlalu lama digunakan, Anda bisa segera melakukan penggantian dengan pentil ban motor baru.

2. Bocor halus

Meski disebut-sebut sebagai ban anti bocor. Nyatanya ban tubeless juga bisa mengalami kondisi bocor halus sewaktu-waktu. Ini biasanya disebabkan ketika motor berjalan di area bebatuan atau berkerikil yang cukup tajam. Sehingga bisa membuat lubang kecil pada ban tersebut.

Bocor halus ini biasanya akan terasa setelah 1-2 hari penggunaan sepeda motor, di mana ban motor perlahan terasa mengempis setelah digunakan untuk berkendara.

3. Debu dan pasir yang menempel pada ban

Tak jauh berbeda dengan bocor halus yang disebabkan oleh batuan atau kerikil yang tajam. Debu dan pasir yang menempel pada ban tubeless pun juga dapat menjadi salah satu faktor yang menyebabkan ban tersebut kempis.

Butiran pasir atau debu ini biasanya akan mengisi ruang antara ban dan velg, yang mana jika tidak segera dibersihkan hal tersebut dapat menimbulkan celah yang membuat udara dalam ban perlahan keluar. Akibatnya, ban motor Anda bisa kempes meski tanpa sadar.

Solusinya adalah dengan melakukan pembersihan pada komponen ban secara berkala. Ini dilakukan dengan mencopot ban dari velg-nya terlebih dahulu dan menyingkirkan pasir maupun debu yang menempel di sekitarnya.



Simak Video "Perjalanan Istimewa ke Yogyakarta"
[Gambas:Video 20detik]
(lua/rgr)