Touring di Masa Pandemi, Jangan Abai Protokol Kesehatan

Luthfi Anshori - detikOto
Minggu, 20 Des 2020 17:23 WIB
Touring di masa pandemi jangan abai protokol kesehatan
Touring di masa pandemi, jangan abai protokol kesehatan. Foto: Royal Enfield
Jakarta -

Touring adalah salah satu kegiatan yang bisa menghilangkan penat. Terlebih di masa pandemi seperti saat ini, pastinya banyak orang yang ingin menuju luar kota untuk refreshing, setelah berbulan-bulan menahan diri dalam rumah. Jika Anda ingin pergi keluar kota menggunakan sepeda motor, jangan lupa untuk selalu memperhatikan protokol kesehatan. Sebab saat ini, pandemi virus Corona (COVID-19) masih terjadi dan bisa menulari siapa saja yang tidak taat protokol kesehatan.

Seperti dijelaskan Royal Enfield dalam keterangan resminya, ada 5 tips touring yang seru dan aman. Jika benar-benar dilakukan, tips touring ini bisa punya dampak besar untuk membangkitkan industri pariwisata lokal. Dan tentunya wajib dilakukan dengan tetap menaati protokol kesehatan. Berikut ini. penjelasannya.

1. Temukan hidden gems di lingkungan sekitar

"Esensi pariwisata adalah menemukan hal-hal baru dan melepaskan diri dari rutinitas sehari-hari. Karena itu, berwisata tak harus dilakukan ke tempat yang jauh, apalagi Indonesia ini adalah negara yang sangat indah. Coba buka peta digital dan temukan daya tarik wisata di kota/daerah tempat tinggal yang belum pernah Anda kunjungi sebelumnya. Ada kepuasan tersendiri ketika berhasil menemukan spot-spot indah terpencil dan mungkin belum banyak diketahui publik," kata riders Royal Enfield, yang sekaligus pemilik akun media sosial Robinson Journey, Robinson Telaumbanua.

2. Bagikan pengalaman Anda ke media sosial

Saat ini, semua orang membutuhkan inspirasi dan ide baru untuk berwisata dengan cara yang aman di tengah pandemi. Namun, tempat-tempat wisata mainstream biasanya mengundang kerumunan orang banyak. Oleh karena itu, ketika menemukan hidden gem atau spot yang menarik di daerah sekitar Anda, jangan lupa bagikan pengalaman tersebut ke media sosial. Hal ini akan sangat membantu pelaku industri wisata, melalui promosi mulut ke mulut, sehingga bisa meningkatkan pendapatan mereka.

3. Belanja dan bantu masyarakat lokal

Jika selama ini kegiatan touring identik dengan membawa bekal sendiri untuk beberapa hari, tim Robinson Journey justru mengajak semua riders untuk berbelanja dan membantu perekonomian lokal di tempat yang disinggahi. Caranya, Anda bisa membeli makanan, minuman, oleh-oleh, hingga menginap di akomodasi lokal yang memperhatikan standar kebersihan. Hal ini penting agar kita tidak hanya sekedar "numpang lewat", namun dapat memberikan kontribusi positif bagi masyarakat lokal.

4. Jangan meninggalkan sampah

"Rider yang bertanggung jawab adalah yang tidak meninggalkan sampah dan tidak mengotori lingkungan yang mereka lewati. Di setiap perjalanan, saya selalu mengamalkan prinsip ini dengan membuang sampah pada tempatnya. Saat berada di tengah perjalanan, usahakan untuk menyediakan tempat khusus untuk menyimpan sampah agar bisa dibuang di perhentian selanjutnya," tambah Robinson.

5. Selalu terapkan protokol kesehatan

Sama seperti ketika bersepeda, penggunaan masker masih sangat direkomendasikan untuk mencegah masuknya partikel droplet yang berpotensi menularkan Covid-19. Walaupun telah menggunakan helm full-face, ada baiknya untuk selalu menggunakan masker. Namun, jika nafas terasa sesak, atau sedang berada di medan berat yang membutuhkan stamina lebih, maka masker bisa dilepas, asal kita tidak sedang berdekatan dengan pengendara lain.

"Royal Enfield terus berupaya untuk memberikan pengalaman pure riding dengan motor-motor seperti motor Himalayan yang digunakan oleh Robinson Journey. Kami bangga bisa menjadi sahabat kegiatan riding yang memberikan kenyamanan, ketangguhan, dan pengalaman yang menyenangkan bagi para pengendaranya. Semoga semakin banyak riders yang terinspirasi untuk menjelajahi tempat-tempat baru di sekitar mereka, agar dapat terus membangkitkan pariwisata lokal Indonesia," ungkap Country Manager Indonesia, Royal Enfield, Irvino Edwardly.



Simak Video "Brasil Rawan Pangan Dihantam Pandemi "
[Gambas:Video 20detik]
(lua/rgr)