Selasa, 13 Okt 2020 18:31 WIB

Boncengan Naik Motor Tabrak Kawat Berduri Polisi, Kok Bisa Sih, Ukhti?

Rangga Rahadiansyah - detikOto
Pemotor Tabrak Kawat Berduri Polisi Pemotor tabrak barikade kawat berduri. Foto: Istimewa
Jakarta -

Seorang pengendara motor di Palu, Sulawesi Tengah, mengalami nasib sial. Pemotor itu menabrak kawat berduri yang disiapkan polisi untuk mengamankan aksi demonstrasi menolak Omnibus Law Cipta Kerja.

Dalam video yang beredar di media sosial, tampak pemotor itu melaju cukup kencang di sebuah persimpangan jalan. Tak sadar di depannya ada penghalang yang menutupi jalan, pemotor itu malah menabrak kawat berduri.

"Video CCTV kejadian pengendara tabrak barikade kawat berduri polisi di jalan Samratulangi, Senin (12/10/2020) kemarin sore," tulis @infopalu dalam instagramnya.

Sontak beberapa warga sekitar sampai petugas polisi yang menggunakan motor gede menghampiri pemotor tersebut dan membantu pemotor itu. Pemotor yang pembonceng diketahui wanita.

Praktisi defensive riding Andry Berlanto memperkirakan, kemungkinan pemotor itu kurang fokus dalam berkendara. Padahal, mengendara kendaraan bermotor adalah pekerjaan penuh waktu yang tak bisa diganggu oleh apa pun.

[Gambas:Instagram]



[Gambas:Instagram]




"Tidak fokus bisa karena berbagai hal seperti stres, kantuk, lemah, lesu, sakit dan lain-lain, atau misal bermain ponsel (barangkali)," kata Andry kepada detikcom, Selasa (13/10/2020).

Untuk itu, Andry menyarankan agar pengendara sepeda motor tetap fokus saat berkendara.

"Tampak pengendara tidak fokus sampai tidak melihat ada barrier yang sebenarnya mudah dideteksi dari jauh. Dari CCTV pun barikade kawat masih jelas terlihat," ujar Andry.

Tips lainnya, pengendara harus membiasakan pandangan jauh ke depan. Pengendara tak disarankan hanya melihat satu kendaraan yang persis di depannya, tapi juga melihat sejauh mata memandang.

"Termasuk jika ada jalur yang sepi, yang kemungkinan tidak dapat dilalui (saat demonstrasi)," ucap Andry.

Selain itu, Andry mengingatkan saat berkendara di persimpangan selalu kurangi kecepatan. Cek ke semua arah sebelum melintas persimpangan jalan.

"Gunakan safety gear untuk meminimalisir dampak cedera pada tubuh," katanya.

Banyak warganet yang keheranan dengan peristiwa tersebut. Kawat berduri berukuran besar dan melintang sepanjang jalan ternyata tak disadari oleh si pengendara motor.

"Ya Allah koq aku yg ngilu ya😭😭😭 ," tulis salah seorang netizen bernama iysafitriani.

"Sedih ba liatnya tapi ada juga lucunya smoga cpt keluar kasian," timpal akun rose.deyra.

Beberapa warga ada yang mengutarakan kekhawatiran. Karena pengendara dan pembonceng terlihat sulit keluar dari jebakan kawat duri meski sudah dapat banyak bantuan.

"Bisa keluarkan itu? Jang Jang sampe ini malam masi ta sangkut," kata akun arjuna.wiwo

"Uuuughti 😭😭😑 mngkn lg bnyk fikiran," seloroh lilazathirapratama



Simak Video "K-Popers Ikut Meramaikan, Tagar Tolak Omnibus Law Trending Dunia"
[Gambas:Video 20detik]
(rgr/din)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com