Selasa, 22 Sep 2020 11:17 WIB

5 Komponen Motor yang Rawan Karat Setelah Kena Air Hujan

Luthfi Anshori - detikOto
Komponen motor rawan kena karat saat hujan Komponen motor yang rawan kena karat. Foto: Luthfi Anshori
Jakarta -

Hujan rutin mulai turun di sekitar wilayah Jabodetabek belakangan ini. detikers yang menggunakan motor untuk beraktivitas sehari-hari, wajib hukumnya memperhatikan kondisi tunggangan agar tidak terserang karat.

Di musim hujan, motor bakal gampang terkena karat jika tidak rutin dirawat. Air hujan mengandung zat asam yang bisa membuat komponen besi dan logam di motor terserang karat. Apalagi jika motor dibiarkan begitu saja setelah kena air hujan dan genangan lumpur.

Disarikan dari berbagai sumber, setidaknya ada 5 komponen motor yang rawan kena karat setelah diguyur air hujan. Beberapa komponen itu yakni lengan ayun, dudukan monosok, rangka, knalpot, dan rantai. Mari kita ulas satu per satu.

1. Swingarm

Pertama adalah swingarm atau lengan ayun. Lengan ayun rawan terkena cipratan air hujan dan lumpur karena letaknya di bawah. Jika tidak segera dibersihkan setelah terkena hujan, karat berpotensi menyerang bagian sambungan lengan ayun dan bushing.

2. Dudukan Monosok

Dudukan monosok belakang atau link pada motor sport seperti Yamaha Vixion dan Honda CB150R juga rawan terkena karat. Dudukan monosok ini bahkan posisinya lebih rendah dibanding lengan ayun, jadi bisa langsung terkena cipratan air hujan dan lumpur.

3. Rangka

Selanjutnya adalah rangka. Rangka motor rawan terkena karat, khususnya pada bagian sambungan (las-lasan) dan bagian yang sulit dijangkau. Jika sisa air hujan dan lumpur mengendap di bagian ini, tinggal tunggu waktu sampai terkena korosi.

4. Knalpot

Leher knalpot motor rentan terkena karat, karena sering terkena cipratan air dari roda depan yang berputar. Terlebih pada motor jenis naked bike, biasanya leher knalpot terekspos jelas tanpa cover, maka saat di musim hujan bagian itu biasanya cepat kotor.

5. Rantai

Rantai motor, apalagi yang tidak diberi pelindung (cover) juga gampang terkena karat akibat air hujan. Jika sudah terserang karat, rantai motor jadi berisik dan membuat tarikan jadi lebih berat.

Bagaimana cara mencegah timbulnya karat di 5 bagian motor tersebut? Mudah saja, yang penting detikers harus rajin-rajin mencuci motor setelah terkena air hujan. Tidak harus selalu dicuci bersih menggunakan sabun motor, cukup disiram air bersih bertekanan, dari bagian kaki-kaki hingga bodi.



Simak Video "BMKG: 64 Persen Wilayah Indonesia Telah Masuk Musim Kemarau"
[Gambas:Video 20detik]
(lua/rgr)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com