Selasa, 25 Feb 2020 07:47 WIB

Jangan Sering Biarkan Motor Injeksi Kehabisan Bensin

Luthfi Anshori - detikOto
Ilustrasi membersihkan injektor motor pakai metode infus Ilustrasi motor injeksi.Foto: Luthfi Anshori
Jakarta -

Sebagian besar motor keluaran terbaru sudah menggunakan teknologi pengabutan bahan bakar injeksi. Teknologi injeksi membuat konsumsi bensin lebih hemat karena semprotan bahan bakar diatur secara elektronik melalui ECU.

Meski lebih canggih dibanding karburator dalam mekanisme kerja, komponen injeksi juga bisa rusak. Salah satu kebiasaan yang bisa membuat komponen injeksi rusak adalah sering membiarkan motor kehabisan bensin.

Seperti dilansir dari laman Suzuki, tangki bensin yang minim atau dibiarkan sampai kering berpotensi merusak fuel pump. Fuel pump berfungsi memompa dan mengalirkan bahan bakar dari tangki ke injektor.

Jika fuel pump rusak, bisa membuat rusak indikator bensin. Dan jika indikator bensin mengalami kerusakan, maka injektor motor injeksi akan kacau, sehingga perlu dikalibrasi ulang, bahkan dilakukan penggantian jika sudah parah.

Maka itu untuk menjaga indikator bensin dalam kondisi baik, sebaiknya lakukan pengisian bensin saat indikator bensin tersisa dua bar.

Tangki bahan bakar yang selalu terisi juga akan meringankan kerja fuel pump. Selain itu juga memastikan tidak terjadinya gejala brebet atau loss power pada motor.



Simak Video "Seberapa Buas Nissan GT-R yang Dipakai Wakil Jaksa Agung?"
[Gambas:Video 20detik]
(lua/din)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com