Rabu, 01 Jan 2020 17:06 WIB

Tangani Motor Matik Setelah Terendam Banjir

Luthfi Anshori - detikOto
Foto: Pradita Utama
Jakarta - Banjir melanda beberapa wilayah di Jakarta dan sekitarnya. Banyak sepeda motor yang menjadi korban banjir tersebut. Tak sedikit pula motor matik yang terendam banjir.

Hal yang perlu diperhatikan dari motor matik selain mesin adalah komponen CVT (Continuously Variable Transmission). Jika motor matik terendam banjir yang tingginya sudah melebihi area CVT, maka wajib untuk melakukan perawatan.

Seperti dijelaskan oleh mekanik Duta Motor Sport, Bekasi, Ryan Fasha, ada beberapa hal yang harus dilakukan setelah motor matik menerjang banjir.



"Pastinya area CVT harus dibongkar dan gemuk (grease) di CVT harus diganti baru," kata Ryan beberapa waktu lalu.

Selain CVT, komponen lain yang harus diperiksa adalah kampas rem dan mangkok kopling. "Pastikan dibersihkan, supaya bebas dari karat," lanjutnya.

Menurut Ryan, jika sudah terendam banjir, kedua komponen tersebut bisa diganti yang baru. "Kalau masih bisa diamplas, nggak perlu diganti," katanya lagi.



Tak hanya part tersebut, oli gardan atau oli transmisi juga perlu diganti. "Kalau bisa di-flushing pakai bensin dulu, baru masukin oli baru," katanya.

Apakah ada efek negatifnya, jika motor matik yang sudah terendam banjir tidak langsung dapat perawatan?

"Pasti bakal kena karat. kemungkinan kampas kopling selip juga ada. Dan bagian as pulley depan bisa macet karena karat," pungkasnya.

Simak Video "Kawasan Mangga Dua Banjir Usai Diguyur Hujan Deras"
[Gambas:Video 20detik]
(rgr/rgr)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com