Senin, 30 Des 2019 19:20 WIB

Jas Hujan Kalong Hanya untuk Menutupi Barang

Ridwan Arifin - detikOto
Foto: Hasan Alhabshy
Jakarta - Memasuki musim penghujan perlengkapan yang tak boleh ketinggalan adalah jas hujan. Sebelumnya pakar keselamatan berkendara menghimbau untuk tidak menggunakan jas hujan sebutan model batman, kalong atau ponco.

Menanggapi hal tersebut, distributor jas hujan Istana Payung Johanes Paulus mengatakan, saat ini jas hujan ponco memang masih menjadi salah satu jas hujan favorit di Indonesia.

"Pengguna jas hujan ponco atau jas hujan kalong ini masih banyak. Sebetulnya jas hujan model ponco tidak berbahaya selama digunakan dengan benar," ungkap Johanes Paulus dalam keterangan resminya.


Ia melanjutkan kejadian jas hujan model ini yang tersangkut di motor adalah jas hujan ponco untuk dua pengendara atau biasa disebut 2 in 1, tetapi dipakai sendirian.

"Sehingga sisa panjangnya rentan tersangkut di ban motor," ucap Johanes.

Menurutnya pengendara sepeda motor memilih jas hujan ponco karena lebih ringkas dan mudah dalam pemakaian. Umumnya jas hujan ini banyak digunakan untuk menutup barang bawaan di boncengan.



"Dulu model ini sempat dilarang, tapi jenis yang dilarang itu adalah jenis jas hujan ponco untuk 2 pengendara (2 in 1) tapi dipakai untuk 1 orang. Perlu diketahui, kelemahan jas hujan ini adalah tangan dan kaki yang tidak tercover sehingga tetap terkena air hujan," sebutnya.

Selanjutnya
Halaman
1 2
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com